 | Rumahku Surgaku | Sep 25, 2007 |
Assalamu alaikum ..Selamat datang, dirumah kami, anggap rumah sendiri, mohon maaf kalo kurang berkenan suguhannya. Di rumah ini kami suguhkan sesuatu yang semoga memberi manfaat bagi teman dan handai tolan semua.... semua bahan kami ambil dan olah dari kebun dan lingkungan sekitar rumah kami. semoga dapat menjadi tempat yang nyaman untuk saling belajar dan berbagi. Terimakasih..    Seminggu yang lalu setelah perayaan tahun baru 2010, tepat hari Sabtu pagi, waktu yang ditunggu-tunggu oleh Naura dan Balqis . kemana lagi kalo bukan ke Pusat Grosir Mainan Anak - Pasar Gembrong Jatinegara Jakarta Timur. Lokasinya yang pas di pinggir jalan tidak berarti mudah dijangkau karena tepat di perempatan under pass jl Basuki rahmat kampung melayu dan jalan A Yani (Cawang) yang terkenal sibuk dan padat. Disarankan untuk memarkir kendaraan tidak tepat di depan kios karena akan menambah kemacetan. Meskipun sudah terkenal sebagai pusat grosir jangan terlalu berharap untuk menemukan stand yang bagus dan pelayanan yang memuaskan. Disini kemampuan menawar anda akan diuji. jika yakin saya sarankan untuk berbelanja saja di Mall, krn akan lebih nyaman dan aman. Beberapa teman menyarankan untuk memiliki referensi harga sebelumnya. Kalo boleh jujur saya katakan sebetulnya pasar ini cocok untuk pedangan partai besar yang akan menjual lagi barang dagangannya, dibanding pembeli retail. namun untuk menambah pengalaman dan wawasan tidak ada salahnya jika anda datang untuk mencoba berbelanja disalah satu pasar kebanggan Jakarta Timur ini. Bahkan keberadaan di ulas lengkap dalam situs resmi Pemda Jakarta timur (http://timur.jakarta.go.id). Untuk detail info bisa dimulai dari sini : - Situs Pemda Jakarta Timur- Liputan http://sabili.co.id/  | hervst | Oct 1, '09 10:36 PM for everyone |
Jalan Tikus.... Bagi sebagian kommuter di seputaran jakarta instilah jalan tikus tidaklah asing lagi, meski aneh dan kadang tertawa sendiri kalau ingat istilah itu. Bagaimana tidak, jika jalannya saja bernama "jalan tikus" mestinya yang lewat adalah "tikus" atau sebangsanya. Entahlah bagaimana awalnya, semoga tidak ada hubungannya dengan tikus birokrat atau tikus korup dan sejenisnya. Tidak terasa kepindahan ke Jakarta sudah berjalan hampir dua tahun dan selama itu pula setiah hari kerja bolak-balik pulang pergi sejauh 60km.Perjalanan Bekasi - Cilandak sendiri, cukup enjoy dinikmati, tentunya selain macet dan polusinya, lebih cepat, anti stuck krn bisa menyelinap disela-sela kendaraan,jadi tahu lokasi lokasi aneh, fragmen kehidupan dsb. Meskipun tidak bisa dikatakan senyaman pengendara mobil yang bisa menikmati sound system plus Ac-nya sambil jalan, Namun, perjalan dengan motor banyak memberi masukan dan inpisrasi selama perjalanan. termasuk bertambahnya perbendaharaan "jalan tikus" sepanjang rute pulang pergi. Selain itu macetnya jakarta memang sudah tak terhindarkan lagi, bahkan di Kompas kemarin disebutkan bahwa kemacetan akan semakin parah krn bertambahnya 1300 unit sepeda motor dan 600 unit mobil per hari yang turun dan melewati jalanan jakarta. Namun hal ini menjadi berkah tersendiri, yaitu semakin tajamnya instinct membaca situasi macet, meski tidak selalu akurat. tapi dalam prakteknya sangat membantu untuk tidak terlambat sampai dikantor. Dengan konsentrasi,ketenangn dalam membaca situasi di simpangan terakir dan tentu perbendaharaan jalan tikus akan membantu tidak terlambat sampai dikantor. dalam tulisan berikutnya, saya akan menceritakan beberapa jalan tikus yang biasa saya lewati. -ajm- Sebagai media penyimpan tambahan, jelas Externah Hard Disk (HD) bukan media penyimpan utama. HD sangat rentan terhadap Serangan Virus, Goncangan dan short circuit ( konslet) akibat buka-pasang port USB. Kehati-hatian saat mengoperasikan HD membantu memperpanjang masa pakai HD, dan menhindarkan kita dari kehilangan data kesayang. Beberap tips yang mungkin bisa digunakan adalah sebagai berikut : 1. aplikasikan "leather case" Selain terlihat lebih keren dan rapi, kulit casing membantu untuk meredam butran dan goresan juga membantu menhindarkan trouble jika terkena cairan. 2. Gunakan "Safely Remove Program" untuk melepas eksterna HD dr komputer Bayak kasus terjadi, secara tiba2 HD minta di format ulang atau tdk mau digunakan lagi, untuk menghindari hal tersebut Sebelum melepas koneksi USB, pastikan sudah meremove hardware dari komputer, hal ini untuk memastikan HD sdg tdk menulis sehingga headdrivenya tidak menggores Disk, tanda terebut ada di pojok kanan bawah Windows saat kita sedang menaktifkan HD. Jika kita melakukan prosedure pelepasan dengan benar seharusnya tdk ada lagi kasus kehilangan data. maka mulailah kebiasaan ini sedari sekarang. 3. Sebisa mungking gunakan kedua slot USB (kabel Y-USB) Saat ini sudah banyak HD berkapasitas besar spt 320GB, 500GB dsb. tentunya diperlukan suplay power lebih untuk mengoperasikannya. Pihak produseh External HD saat ini melengkapi dgn Kabel Y USB. yaitu 1 kabel USB dengan 3 Ujung, (1 mini usb(ujung kecil) untuk masuk ke Ext HD, dan 2 ujung besar ke port komputer).untuk menjamin ketersediaan power bagi USB. jika kurang power Ext HD akan terancam over current, krn tdk semua laptop/desktop menjamin hal tersebut. dan unjung tambahan itulah yang menjamin suply power mencukupi. 4. Bila anda termasuk orang yang kurang rapi Pilih Ext HD yang punya feature tahan banting 5. Pastikan Ext HD tdk terkena/ketumpahan air 6. Secara bekala bersihkan ujung port dari kotoran dan Debu 7. Pasang Anti virus pada Hardisk 8. Down load Driver dari Produsen untuk mensupport kecepatan tranfer sesuai rancangannya. tanpa Driver maka kecepatannya akan rata-rata saja. Saat ini yang di recomendasikan adalah: 1. Buffalo Mini Station Blac 320/250 GB, seharg kurang lebih Rp 1.050.000 2. SaroTech DX2 Cutie 320/250 GB Merek lain dari yang paling direcomendasikan 1. Imation Apollo 2. Westren Digital 3. Hitachi 5. lacie Rugged 6. A data 7. Transcend Store Jet 8. Axioo  Teknologi kultur jaringan banyak diterapkan pada industry agronomy, terutaman untuk menghasilkan bibit unggul yang relative banyak dan harga terjangkau. Dipasaran banyak dijumpai bibit bibih hasil kultur jaringan contohnya bibit penghijauan seperti pohon jati, dijual dengan merk "jati Mas, Jati Unggul, Jati Murni dsb", buah langka pilihan dsb. Sejauh ini disamping kemudahan pengadaan dan harga yang lebih ekonomis masih dijumpai keluhan berupa daya tahan dan rentan terhadap penyakit dan kualitas yang belum bisa 100% menyamai bibit alami. Kultur Jaringan adalah rekaya biologi untuk menghasilkan bibit yang jika mengikuti proses alami membutuhkan waktu lama tentu sulit, adapun gambaran mengenai teknologi kultur jaringan adalah sebagai berikut: Langkah-Langkah Teknik Kultur Jaringan terlihat pada Gambar 2.28 berikut ini. Dari gambar tersebut terlihat langkah-langkah yang dilakukan seba-gai berikut (lihat Gambar 2.28).
a. Menyiapkan media tumbuh yang terdiri atas campuran garam mi-neral berisi unsur makro dan mikro, asam amino, vitamin, gula serta hormon tumbuhan dengan perban-dingan tertentu. b. Siapkan eksplan (jaringan yang akan dikultur). Pada gambar terlihat eksplan berupa potongan dari akar tanaman wortel. c. Tanamkan eksplan pada media yang telah disiapkan. d. Setelah terbentuk calon tumbuhan (akar, tunas) maka dipindahkan ke media tanah untuk tumbuh menjadi tanaman dewasa. Gambar 2.28 Langkah-langkah kultur jaringan . Sumber: Biologi, Campbell, 2002.  Agar Imanmu Selalu Fit Iman adalah sumber kekuatan seorang Muslim. Kalau iman kuat maka seorang Muslim akan kuat. Sebaliknya jika iman lemah maka ia pun akan lemah. Karena itu merawat iman adalah agenda harian seorang Muslim. Seorang Muslim tidak melewatkan hari-harinya kecuali di sana ada aktifitas merawat iman. Pembaca budiman berikut ini beberapa kiat bagaimana agar iman kita selalu fit Pertama, Selalu Menyimak al-Qur’an Al-Qur’an adalah penerang kegelapan bahkan obat bagi semua penyakit. Dengan menyimak bacaannya iman akan kuat dan selalu dalam keadaan fit. Dan inilah yang dilakukan oleh Rasulullah. Beliau menyimak al-Qur’an dan membacanya berulang kali, tatkala beliau sedang shalat malam. Sehingga pada suatu malam ketika shalat, beliau pernah mengulang-ulang satu ayat saja, dan tidak beralih dari ayat tersebut sampai masuk waktu fajar. Yaitu firman Allah:“Jika Engkau menyiksa mereka, maka sungguh mereka adalah hamba-hambaMu. Dan jika Engkau mengampuni mereka, maka sungguh Engkau Maha Perkasa lagi maha Bijaksana”. (al-Maidah: 188) Para shahabat beliau juga seperti itu. Mereka membaca, menyimak dan merenungkan bacaan al-Qur’an sampai mereka menangis tersedu-sedu. Al-Imam Ibnu Katsir menyebutkan sebuah riwayat dalam kitab tafsirnya, bahwa Abu Bakar as-Shiddiq adalah orang yang lembut, belas kasih dan hatinya mudah tersentuh jika mengimami jamaah shalat. Bisa dipastikan khalifah Rasulullah ini menangis bila ia berdiri menjadi imam. Begitu pula Umar bin Khatthab. Bahkan shahabat yang bergelar al-Faruq ini pernah sakit beberapa waktu lamanya karena firman Allah, “Sesungguhnya adzab Rabbmu pasti terjadi, tak seorang pun yang dapat menolaknya” . Kedua, Merenungkan Keagungan Allah ‘Azza waJalla Banyak ayat dalam al-Qur’an begitu juga hadits-hadit Rasululah tentang keagungan Allah. Jika seorang muslim memperhatikan nas-nas tersebut, maka tentu hatinya akan bergetar dan jiwanya akan tunduk dan khusyu’ pada Dzat yang Maha Agung. Ketika Nabi Musa meminta pada Allah agar ia bisa melihatNya. Ia berkata kepada Musa melalui firmanNya:“Kamu sekali-kali tidak akan bisa melihatku, tapi lihatlah gunung itu. Jika ia tetap di tempatnya maka kamu dapat melihatku. Tatkala Allah menampakkan dirinya pada gunung tersebut maka hancurlah gunung itu dan Musa pun jatuh pingsan.” (al-A’raf: 143) Saat menafsirkan hadits ini Rasulullah bersabda, sambil memberi isyarat dengan tangan beliau dan berkata, “Seperti ini” sambil meletakkan ujung ibu jarinya pada sendi jari kelingkingnya yang atas lalu beliau berkata, “lalu gunung itu pun tenggelam”. Maksudnya, gunung itu tidak tampak lagi kecuali seukuran yang diisyaratkan oleh beliau. Dalam hadits yang lain Rasulullah bersabda, “Allah menggenggam bumi pada hari kiamat dan melipat langit dengan tangan kananNya lalu berfirman, Aku adalah raja, mana raja-raja bumi ” (HR. Bukhari). Nash-nash tentang masalah ini sangat banyak. Tujuannya membangkitkan perasaaan agung akan kekuasaan Allah dan dengan itu hati menjadi lembut. Jika hati lembut maka ia mudah menerima hidayah dari Allah. Dengan itu pula ia peka dengan berbagaio kemungkaran yang terjadi di sekitarnya. Dengan begitu ia bersemangat melakukan ketaatan dan sedih dengan berbagai penyimpangan-penyimpangan. Ketiga, Mencari ilmu Syar’i Ilmu syar’i yang kita inginkan di sini adalah ilmu yang membangkitkan rasa takut pada Allah dan menambah bobot iman sebagaimana firman Allah:“Sesungguhnya yang takut pada Allah di antara hamba-hambaNya hanyalah orang-orang yang berilmu” (Qs. Faathir: 28). Dalam kaitannya dengan iman ini, orang yang mengetahui tidak bisa disamakan dengan orang yang tidak mengetahui. Bagaimana mungkin orang yang mengetahui perkara-perkara syari’at, makna syahadat disamakan dengan orang-orang yang tidak mengetahuinya? Bagaimana mungkin menyamakan orang yang mengetahui kejadian sesudah mati, alam barzakh, padang mahsyar, siksa neraka, nikmat surga, hikmah di balik syari’at, hal-hal yang halal dan haram, dipersamakan dengan orang-orang yang tidak mengetahui semua itu? “Samakah orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” (Qs.az-Zumar: 9). Dengan demikian jelas ilmu syar’i di antara hal yang dapat menambah dan menguatkan iman. Betapa tidak dengan inilah seorang Muslim diantar mengenal Allah dengan sebenar-benar pengenalan. Dari sinilah lahir rasa takut, harap dan cinta pada Allah. Keempat, Menggiatkan Berbagai Bentuk Ibadah. Di antara rahmat Allah pada kita semua adalah Dia mensyari’atkan pada kita berbagai macam ibadah. Di antaranya ada ibadah fisik seperti shalat, ada ibadah lisan seperti dzikirdan do’a, apa ibadah hati seperti tawakkal, redha, khauf, dan raja’ bahkan ada ibadah yang memadukan ketiga-tiganya seperti ibadah haji. Ditinjau dari sifatnya ada ibadah yang wajib, sunnah dan anjuran. Yang wajib pun dibagi lagi dalam beberapa jenis; wajib kifayah dan wajib ’aini .Begitupun yang sunnah. Shalat misalnya, ada yang rawatib sebanyak dua belas rakaat sebelum dan sesudah shalat fardhu. Ada yang lebih sedikit bobotnya seperti empat rakaat sebelum Ashar dan dua rakaat sebelum shubuh. Ada juga shalat yang lebih tinggi bobotnya dari itu yaitu shalat lail. Dari ragam pelaksanaannya, ada yang dikerjakan dengan dua-dua rakaat atau empat-empat rakaat setelah itu ditutup dengan witir; satu, tiga, lima, tujuh, atau sembilan rakaat dengan satu tasyahud. Dengan begitu, setiap orang bisa melihat kondisinya. Jika kondisi iman lagi fit maka ia bisa mengerjakan banyak macam ibadah beserta berbagai ragam pelaksanaannya. Jika ia merasa dirinya lagi futur (letih dan tidak semangat) maka ia bisa memilih jenis ibadah yang ringan. Ini semua ada hikmah Allah di balik semua itu agar kita senantiasa dalam kondisi ibadah dan ibadah itu sesederhana bagaimana pun pasti akan memberi pengaruh pada iman. Kelima, Banyak Mengingat Mati. Kematian adalah pintu perpindahan alam yang pasti dilalui oleh setiap manusia. Setiap kita tidak ada yang tahu bagaimana kelanjutan nasibnya di alam yang baru itu. Di sana ada huru hara, ada fitnah, ada pertanyaan yang dihadapkan kepada setiap kita. Itulah sebabnya Rasulullah bersabda, ”Perbanyaklah mengingat penghalau kelezatan, yaitu kematian”.(HSR. Tirmidzi) Mengingat mati bisa mendorong seseorang menghindari berbagai kedurhakaan. Tidaklah seseorang mengingat mati melainkan akan membuat hatinya semakin lapang. Begitu pula dengan mengingat mati hati seseorang akan menjadi lembut. Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam menganjurkan kita untuk berziarah kuburan setelah sebelumnya beliau melarangnya. Beliau bersabada, ”Dulu saya melarang kalian ziarah kuburan, adapun sekarang ziarahilah karena itu bisa melembutkan hati, membuat mata menangis, mengingatkan akhirat... ”(HR. Hakim). Dalam ziarah kubur, seorang muslim hendaknya menghadirkan kesadaran, mengambil pejajaran dari orang yang telah terbujur kaku dalam liang lahad itu. Hendaknya ia mengamati keadaan si mayit yang telah meninggalkan teman-teman sejawatnya, keluarganya tercinta, harta benda yang ditumpuknya. Saat ini teman sejawat dan kelaurga tercinta tak satu pun yang dapat menolongnya. Harta yang banyak tidak berguna lagi, bahkan mungkin menjadi rebutan ahli waris. Tidak ada yang bisa menyelamatkan simayit kecuali dirinya sendiri. Begitulah seterusnya, semua perenungan itu akan membawa seorang muslim pada tiga faidah; penyegaran taubat, kelembutan hati, dan semangat menjalankan ibadah.sedangkan mereka yang melupakan kematian ia akan menunda-nunda taubat, tidak pernah puas dengan dunia, dan malas ibadah. Masih banyak lagi sarana yang bisa menambah kekuatan iman kita, namun lima hal ini mendesak untuk dilakukan. Semuanya agar iman agar kita tetap fit. Wallahu ta’ala a’lam. Hal-hal yang Melemahkan Iman 1. Menjauh Dari Suasana Keislaman dalam waktu yang lama 2. Enggan Mempelaajari Ilmu syar’i 3. Betah dengan lingkungan yang banyak maksiatnya. 4. Tenggelam dengan kesibukan duniawi sehingga hatinya jadi mati. 5. Berangan-angan yang serba muluk-muluk. 6. Berlebih-lebihan dalam makan, bicara, tidur, dan istirahat 7. Sibuk Mengurus Istri, harta, dan anak-anak Sumber : www.wahdah.or.id Pesan singkat lewat mail dari teman membuat saya berpikir, ini adalah berita hoax.Beberapa kali menerima imel yang kelihatannya cukup serius tapi ternyata cuma isu belaka.apalagi berita yang kurang jelas sumbernya jelas memerlukan penyikapan yang lebih bijaksana dan selektif. Terlepas dari itu semua berita dibawah ini menurut saya layak dipertimbangkan buat kita semua. Terutama sekali ketika menerima resep dari dokter dengan resep puyer. Apalagi mendapatkan fakta dari puyer yang diterima dari apotek memang kurang rapi dan tidak ada jaminan hogonitas campuran yang dibuat. entahlah kalo ada info yang lebih akurat lagi tentang ini. berikut beritanya.. Buat yang punya anak kecil...... (supaya lebih hati-hati) Sabtu kemarin, tanggal 3 Mei 2008, aku ikut seminar kesehatan, dengan tema : Seminar dan Diskusi Pakar : Puyer, Quo Vadis? Sepintas, nggak ada yang aneh sama judulnya.. kelihatannya cuma 'oohh tentang puyer'. Siapa sih nggak kenal puyer? Dari jaman kita masih kecil, sampe sekarang kita punya anak, dokter kan sering meresepkan puyer buat kita. Jadi, kenapa musti dibuat seminar khusus?? Menilik para pembicara... hmmm... 1. Prof. Dr. dr. Rianto Setiabudi, Sp.FK (Departemen Farmakologi FKUI) 2. Dra. Ida Z. Hafiz, Apt. Msi (Departemen Farmasi FKUI) 3. Dr. Moh Shahjahan (WHO) 4. dr, Purnamawati S. Pujiarto, Sp.A(K), MMPed (Yayasan Orang Tua Peduli) Kemudian ada diskusi yang diikuti para panelis dari YLKI, IDI Jakarta, Pembicara, Majelis Kode Etik Kedokteran, Dirjen Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Depkes. Jelas ini seminar penting. Pesertanya lumayan banyak, ada dari mahasiswa FKUI, dokter2, apoteker2, dan juga masyarakat awam. Pesertanya sekitar 300 orang. Makin penasaran, hal yang begitu biasa, diseminarkan, dengan dihadiri para ahli?? Dari seminar ini, aku lumayan terhenyak dengan penjelasan dari Prof Rianto. Sebenernya aku udah tau sih, puyer itu polifarmasi, yang akan meningkatkan efek samping obat, yang dosisnya jadi nggak jelas, yang meningkatkan risiko interaksi obat, de el el. Tapi penjelasan Prof Rianto lebih membuka mata terhadap risiko puyer yang nggak main-main. Apa aja sih risiko pemberian puyer itu : 1. Menurunnya kestabilan obat - kenapa? karena obat-obatan yang dicampur tersebut punya kemungkinan berinteraksi satu sama lain. 2. Bisa jadi obatnya sudah rusak sebelum mencapai sasaran krn proses penggerusan. Ada obat yang sedemikian rupa dibuat, karena obat tersebut akan hancur oleh asam lambung. Karena misalnya, obat itu ditujukan untuk infeksi saluran pernapasan atas, maka obat tersebut harus dibuat sehingga terlindung dari asam lambung. Nah, kalo digerus jadi puyer, ya obat itu akan segera hancur kena asam lambung. Lebih buruk, obat itu bisa jadi malah akan melukai lambung. 3. Dosis yang berlebihan - dokter kan nggak mungkin apal sama setiap merek obat. Jadi akan ada kemungkinan dokter meresepkan 2 merek obat yang berbeda, namun kandungan aktifnya sama. 4. Sulitnya mendeteksi obat mana yang menimbulkan efek samping - karena berbagai obat digerus jadi satu (Prof Rianto menyebutkan, ada dokter yang meresepkan sampai 57 obat dalam 1 puyer!!!), dan terjadi reaksi efek samping terhadap pasien, akan sulit untuk melacak obat mana yang menimbulkan reaksi, lha wong obatnya dicampur semua... 5. Kesalahan dalam peracikan obat - bisa jadi tulisan dokter bisa jadi nggak kebaca sama apoteker, sehingga bisa membuat salah peracikan (Prof Rianto mencontohkan pasien asma diberi obat diabetes karena apoteker salah baca tulisan dokter. Alhasil pasien seketika pingsan, dan saat sadar, fungsi otaknya sudah tidak bisa kembali seperti semula). 6. Pembuatan puyer dengan cara digerus atau diblender, sehingga akan ada sisa obat yg menempel di alatnya. Berarti, puyer yang diberikan ke pasien, dosisnya sudah berubah - jadi.. kalo yang diresepin itu AB, tetep akan ada kemungkinan resistensi dong ya, kan dosisnya udah di bawah dari yang diresepin dokter? 8. Proses pembuatan obat itu kan harus steril, istilahnya harus dibuat dalam ruangan yang jumlah kumannya sudah disterilkan (istilah kerennya clean room) - lha waktu proses pembuatan puyer di apotek... hmmm di dalem clean room kah? Apotekernya pake sarung tangan kah? Sisa obat lain yang sebelumnya digerus, sudah dibersihkan dengan benarkah? Kalo itu semua jawabannya tidak (atau salah satu aja jawabannya tidak), means, obat yang digerus sudah tercemar. Yang paling mengerikan : ada obat yang sengaja dibuat slow release, artinya dalam 1 tablet yang diminum, itu akan larut sedikit demi sedikit di dalam tubuh. Kalo sudah digerus jadi puyer, obat itu akan seketika larut. Kebayangkan, berarti akan ada efek dumping... mampukah tubuh kita menahan efek itu? Sementara, yang biasa dikasih puyer kan bayi dan anak-anak... mampukah tubuh kecil mereka menahan efek ini..?? Lebih terhenyak lagi, saat Dr. Moh Shahjahan dari WHO menceritakan bawa untuk Asian Region, cuma Indonesia yang masih pake puyer. Even Bangladesh, yang miskin itu, sudah lama meninggalkan puyer, karena dinilai terlalu banyak risk nya ketimbang benefitnya. Sayang, dari seminar tersebut, para dokter sendiri masih pro dan kontra mengenai puyer. Kebanyakan yang pro puyer, hanya menyoroti soal murah dan mudah (kan pasien kecil susah minum obat)... tapi kalo sudah membahayakan jiwa... masihkah bisa berlindung di balik alasan2 tersebut?? So far, yang bisa dilakukan hanyalah menyadari konsumen yang bijak. Bukan dokter yang akan menanggung efek sampingnya.. . tapi anak-anak kita.. jadi bijaklah dalam memutuskan apapun yang harus diminum oleh anak... dr. Purnamawati menyarankan: 1. tanya diagnosa dalam bahasa medis, setiap kali kita berkunjung ke dokter (ternyata radang tenggorokan itu bukan diagnosa, tapi gejala... hiks..), supaya kita bisa browsing di internet mengenai penyakit tersebut 2. tiap kali diberi obat (atau resep) tanyakan nama obatnya, kegunaan obat tersebut, dan efek sampingnya. Usahakan, sebelum ditebus, browsing dulu di internet, supaya kita benar2 tahu apa kandungan aktif dari obat tersebut dan apa efek sampingnya. Selama kita masih bisa ke dokter, dan dokter masih sempet nulis resep, artinya keadaan belum emergency. Jadi sempatkan untuk browsing dan/atau cari 2nd opinion. Kalo keadaan emergency, pasti dokter gak akan nulis resep, tapi akan segera merujuk ke RS, bukan? Soal obat, aku punya pengalaman, dikasih obat penahan rasa sakit sama dokter(saat itu aku menderita abses peritonsillar - di dokter ke 3 baru berhasil dapetin diagnosa ini, 2 dokter sebelumnya cuma bilang radang tenggorokan) , yang ternyata efek sampingnya : penurunan kesadaran, halusinasi, pendarahan lambung... Jadi, ndak usah ditebus aja lah... masih bisa kok nahan sakit sebentar lagi. Semoga, berawal dari seminar ini, dunia kesehatan Indonesia bisa lebih berbenah diri, demi anak-anak Indonesia. Regards, Kampanye pola hidup sehat dan bersahaja, membutuhkan keberanian untuk memulai dan mengambil inisiatif. Apalagi masyarakat kita masih menuntut contoh nyata dari pada sekedar argumentasi logis dalam tataran wacana. Pilihan berhemat dan back to nature merupakan solusi tak terhindarkan dalam krisis energi dan warming efek dewasa ini. apalgi krisis global tengah mengintai kita. saatnya kita bersepeda..! tunggu apa lagi. VIVA gowesser PILIH SAJA SENDIRI, NAIK BBM ATAU NAIK SEPEDA! Pemerintah kita sedang digoncang kekalutan APBN yang disebabkan oleh naiknya harga minyak internasional yang mengakibatkan subsidi BBM dalam negeri harus dikurangi. Hal ini tentu saja mengakibatkan satu hal yang masuk dalam daftar kepastian yaitu naiknya harga BBM. Domino effect yang akan terjadi tentu saja mulai dari kenaikan harga bahan pokok, ketidakmampuan konsumsi masyarakat sehingga demand terhadap produk-produk berkurang lalu disusul dengan meningkatnya pengangguran dan tentu saja akhirnya meningkatkan kriminalitas. Wahhh laaahh, kok ya ruwet begitu ya? Saat ini, pemerintah sedang mempersiapkan berbagai skenario agar harga BBM tidak perlu dinaikkan. Ya, tentunya untuk menghindari domino effect itu tadi. Seandainya saja pemerintah mau melirik sepeda sebagai alternative sarana transportasi utama, mungkin pemerintah dapat melakukan berbagai penghematan sekaligus mencapai beberapa tujuan juga. Hemat BBM. Penghematan BBM tentunya dapat tercapai apabila sarana transportasi utama adalah bus umum, kereta dan sepeda! Coba bayangkan apabila empat juta orang (di Jakarta) beralih fungsi menggunakan sarana-sarana tadi, tentunya hemat BBM khan. Nah, produksi BBM jadi berlimpah untuk kegiatan produksi sehingga lebih menghasilkan pemasukan bagi pemerintah dong, khan dari subsidi berubah menjadi produksi. Hemat subsidi BBM. Adanya pengehematan BBM juga menghemat subsidinya, yang berakibat pada peningkatan disektor produksi (daripada dipakai untuk bermacet-macet ria). Subsidi BBM dapat dialihfungsikan untuk subsidi dibidang lain yang lebih berguna, contohnya subsidi dibidang kesehatan dan pendidikan. Tuh, para guru jadi nggak demo lagi khan kalau gajinya mencukupi dan naik sepeda bareng-bareng muridnya ke sekolah. Khan kasihan kalau melihat mereka saat ini, para guru jalan kaki ke sekolah sementara sang murid naik mobil mewah! Hemat anggaran pembuatan jalan. Dengan bodi ramping dan tidak makan tempat, maka jalur jalan dapat dipakai oleh sarana transportasi umum dan tidak dijejali oleh kendaraan pribadi (mobil dan motor) lagi. Dengan luas jalan yang ada sekarang, kemungkinan tidak perlu menambah luas jalan lagi selama kurun waktu 8 tahun mendatang (kira-kira loh, mungkin para ahli transportasi yang dapat memberikan jawaban yang tepat). Hitungannya didapat dari lebar dan panjang satu mobil sama dengan lebar dan panjang 8 sepeda. Masih masuk akal khaann. Kualitas udara bersih. Dengan real zero emission yang dihasilkan oleh sepeda, kualitas udara akan jauh lebih baik. Ini sih memang efek positif yang sudah pasti kita dapatkan. Jadi gak ada lagi deh tuh kendaraan yang "mengaku" low emission kalau sudah ada zero emission. Sebagai salah satu negara yang mengusung Kyoto Protokol, tentu saja nama kita akan semakin harum dengan kebijakan yang mendukung berkurangnya pemanasan global tokh. Wah, ATPM mobil bisa pada mencak-mencak nih kalau begini. Tenang pak saudagar, sepeda pun banyak merek dan tipe-nya kok, yang mahal-mahal juga ada, jadi….tinggal alih marketing deh, dagang sepeda bermerek tentunya lebih memiliki `prestige' daripada dagang mobil penghasil racun. Warakakakkak. Kesehatan meningkat. Jangan hanya kesehatan anak-anak, tetapi kesehatan para pekerja menjadi lebih baik, tentunya ini yang dinanti-nanti oleh para pengusaha khan. Belum lagi keuntungan yang didapat dengan bertambahnya usia hidup karena udara yang lebih baik dan berkurangnya stress karena macet serta meningkatnya harga bahan-bahan pokok. Waduh, suasananya jadi sangat mendukung sekali ya…. Dilanjutkan kemudian… please visit www.kristianto.net (Lanjutan dari Posting sebelumnya..) Akhirnya Naura diputuskan untuk Opname di RS oleh dokter yang menanganinya, alasannya sudah 3 hari demamnya belum turun, jadi mesti di observasi demamnya (Fibries obsv). sore itu juga naura diambil sampel darahnya, seperti biasa, naura cukup tabah dan tidak menangis waktu suster menancapkan jarum untuk mengambil darahnya. meski agak takut naura mau menurut. tangisnya baru meledak hebat saat diimfus oleh suster. mungkin agak ngeri melihat tangannya di tancapi jarum dan selang.
Naura Demam lagi..sudah dua kali dalam seminggu ini mengalami demam, dan yang kedua ini agak parah, panasnya gak mau turun-turun di kisaran 37-40 derajat. pada Demam yang pertama disertai buang air. sama dokternya dikasih antibiotik dan penurun panas. 3 hari kemudian membaik. Saat masih di Balikpapan di telpon sama Bundanya kalo Adiknya sakit lagi. jadi dibawa ke dokter lagi di Hermina Bekasi. kata dokternya penyebab demam itu banyak, bisa krn radang tenggorokan, pilek, batuk , DB dsb.. jadi belum bisa dipastikan sebelum periksa lab. tapi disarankan 3 hari lagi sejak demam baru bisa diperiksa. sebelum 3 hari belum terlihat penurunan kadar trombositnya katanya. jadi bingung kenapa harus nunggu lama dan tidak segera dicari penyebabnya.. kasihan Adiknya. selama 3 hari menunggu cuma dikasih penurun panas yg cuma bertahan 4 jam. setelah itu panas lagi. begitu terus berulang. lucunya kalo lagi ga tinggi demamnya, si Adiknya langsung aktif kaya gak lagi sakit.. Besok harus ke Lab buat chek darah, semoga bukan Demam berdarah. dan balik ke Dokter lagi.. untung ada milis fahima, yg bisa kasih pencerahan...berikut artikel dari dr Syafrudin.
Diasuh Oleh : dr. Syafruddin Mapata, Sp.A (Dokter Spesialis Anak Klinik Anakku Bekasi) Pendahuluan Demam Berdarah Dengue atau lazim disebut Demam Berdarah menjadi pembicaraan yang hangat belakangan ini. Di tempat umum, seperti di pasar, di perkantoran, di rumah sakit lebih lebih lagi. Orang membicarakan kengerian akan demam berdarah. Umumnya mereka membicarakan tentang keluarga atau sanak kerabatnya yang menderita demam berdarah, sudah beberapa hari dirawat, berapa botol infus dihabisan, berapa biaya sudah dikeluarkan bahkan kesedihan karena semua usahanya sia-sia bila keluarga atau kerabatnya harus direlakan pergi selama-lamanya. Memang penyakit Demam Berdarah ini mengalami kenaikan insiden dalam bulan-bulan terakhir ini sehingga dimasukkan ke dalam kategori Kejadian Luar Biasa. Karena itu penulis merasa belum terlambat untuk memberikan pemahaman tentang beberapa hal menyangkut demam berdarah. Selama hampir dua abad, penyakit dengue digolongkan sejajar dengan demam, pilek, atau diare, yaitu sebagai penyesuaian diri seseorang terhadap iklim tropis. Namun sejak timbulnya wabah Dengue di Filipina pada tahun 1953-1954 yang disertai renjatan, perdarahan saluran cerna, dan berakhir dengan meninggalnya penderita, maka pandangan ini pun berubah. Dan sejak itulah istilah Haemorrhagic Fever atau Demam Berdarah digunakan. Kenyataan sekarang ialah bahwa penyakit ini menempati urutan kedelapan kesakitan Asia Tenggara dan Pasifik Barat. Penyebab Penyakit Demam Berdarah termasuk golongan penyakit Arbovirus, singkatan dari Arthropod-borne viruses, artinya virus yang ditularkan melalui gigitan binatang arthropoda. Dalam hal ini Demam Berdarah ditularkan oleh sejenis nyamuk yang disebut Aedes Aegypti. Nyamuk betina menghisap darah untuk kebutuhan reproduksi. Tiga hari setelah menghisap darah maka ia akan sanggup bertelur sebanyak 100 butir. Selanjutnya mulai menghisap lagi dan bertelur lagi. Nyamuk Aedes tergolong antropofilik yaitu paling doyan darah manusia. Berbeda dengan species nyamuk lain yang biasanya sudah cukup puas dengan menggigit / menghisap darah satu orang saja, maka nyamuk Aedes mempunyai kebiasaan menggigit berulang, yaitu menggigit beberapa orang secara bergantian dalam waktu singkat. Hal ini disebabkan karena nyamuk Aedes sangat sensitif dan mudah terganggu. Nyamuk Aedes aegypti diduga berasal dari benua Afrika terutama Etiopia, kemudian terbawa oleh kapal dagang ke daerah pesisir Asia Tenggara dan kemudian masuk ke pedalaman. Bila nyamuk betina menggigit / menghisap darah orang yang menderita Demam Berdarah maka virus akan masuk ke dalam tubuh nyamuk. Selanjutnya diperlukan waktu sekitar 9 hari agar nyamuk menjadi infeksius dan dapat menularkan kepada korban yang lain. Walaupun umur nyamuk dewasa hanya kira-kira 10 hari, namun dengan sifat menggigit berulang maka cukup banyak korban yang bisa terinfeksi. Nyamuk betina biasanya menggigit di dalam rumah pada waktu siang hari, di tempat yang agak redup. Nyamuk betina meletakan telurnya di permukaan air yang jernih dan terlindung dari sinar matahari langsung. Lebih disukai tempat air di dalam atau dekat rumah, terutama tempat air yang bertutup longgar atau jarang dikuras. perjalanan penyakit Setelah nyamuk infeksius menggigit korban maka virus akan berkembang biak dalam tubuh korban. Setelah waktu 4-6 hari atau yang disebut juga masa inkubasi maka penderita mulai demam tinggi. Pada hari ketiga penderita mengalami resiko syok dan kalau bisa diatasi maka fase penyembuhan dimulai setelah hari sakit ketujuh. Pada fase awal demam ditandai dengan demam mendadak tinggi disertai muka kemerahan dan sakit kepala. Kehilangan nafsu makan, muntah dan nyeri di ulu hati sering dikeluhkan. Selanjutnya timbul bintik merah di kulit yang mirip gigitan nyamuk. Fase berikut dari perjalanan penyakit demam berdarah ialah fase syok, yang merupakan fase kritis penyakit demam berdarah. Pada saat ini suhu badan cenderung turun. Penderita terlihat lemah , gelisah dan berkeringat. Kaki tangan terasa dingin, denyut nadi sukar diraba. Dapat terjadi mimisan , muntah darah, atau berak darah. Pada saat ini bila penderita tidak segera diobati dengan pemberian cairan infus maka kondisi penderita akan terus memburuk dan terjadi syok yang berakhir dengan kematian. gejala dan tata laksana Bagaimana penatalaksanaan selanjutnya dari Demam Berdarah Dengue (DBD) ? Sebelumnya perlu dikenal dahulu gejala dini Demam Berdarah. DBD merupakan penyakit akut yang ditandai dengan 4 gejala klinik, yaitu demam tinggi, fenomena perdarahan, hepatomegali dan seringkali kegagalan sirkulasi darah. Bila seorang anak menderita demam tinggi mendadak, muka kemerahan, tidak ada gejala infeksi saluran nafas (misalnya batuk, pilek, sakit tenggorokan), ditambah bintik merah di kulit, sebaiknya penderita segera dibawa ke dokter. Dokter akan melakukan uji Torniquet, yang akan sangat membantu diagnosis awal DBD. Uji Torniquet dilakukan dengan memasang tensimeter pada lengan atas anak, memberi tekanan tertentu dan bila positif, maka dalam waktu ± 3 menit akan timbul bintik-bintik merah di bagian bawah. Langkah selanjutnya adalah pemeriksaan laboratorium dua fenomena penting yang selalu dicermati di pemeriksaan laboratorium, yaitu penurunan jumlah thrombocyte di darah (thrombocytopenia) dan kenaikan konsentrasi plasma darah (hemokonsentrasi). Kadar thrombocyte darah normal berkisar sekitar 150.000 - 400.000/mm3 . Kadar thrombocyte penderita DBD akan turun < 100.00/mm3 . Seorang tersangka menderita demam berdarah sebaiknya dirawat di Puskesmas atau di Rumah Sakit. Lebih baik mencurigai dan merawat sebagai demam berdarah walaupun akhirnya ternyata bukan, daripada menyesal kemudian. Sebelumnya penderita dianjurkan minum banyak, beri obat penurun panas, dan kalau perlu dikompres dengan air hangat. Obat panas yang dianjurkan adalah dari golongan parasetamol dan jangan dari aspirin atau asetosal karena memperparah resiko perdarahan. Golongan metamizole secara umum dilarang penggunaannya pada anak karena efek samping yang ditakuti berupa agranulositosis, anemia aplastik, dan thrombocytopenia. Syok pada demam berdarah terjadi karena kebocoran pipa pembuluh darah sehingga cairan plasma darah merembes keluar dari pembuluh darah dan berkumpul di rongga-rongga tubuh yaitu rongga perut dan rongga dada. Akibatnya pipa pembuluh darah menjadi kolaps dan jalan mengatasinya ialah dengan infus. Begitu masa kritis dilewati maka kebocoran pipa pembuluh darah akan membaik, cairan plasma kembali masuk ke pembuluh darah .Keadaan umum penderita membaik yang ditandai dengan penderita mulai minta / mau makan. Keadaan fatal pada DB terjadi bila syok tidak segera diatasi, atau bisa terjadi perdarahan masif saluran cerna berupa muntah darah dan berak darah. Keadaan fatal lainnya ialah encephalopatia, yang ditandai dengan penurunan kesadaran dan kejang-kejang.` Kesimpulan Disimpulkan bahwa perlunya masyarakat awam mengenal tanda-tanda DB, kapan anak harus dibawa ke dokter / Puskesmas, untuk mencegah terjadinya hal - hal fatal yang tidak diinginkan. Sumber: Millist Fahima ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
FAQ about Dengue Fever Tanya-Jawab tentang Demam Dengue ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Apa yang dimaksud Demam Dengue?
Infeksi dengue disebabkan oleh virus. Biasanya muncul dalam bentuk demam. Kadang-kadang pasien yang menderita dengue akan mengalami perdarahan. Daerah-daerah perdarahan yang umum terjadi adalah di hidung, gusi atau kulit. Terkadang pasien mengeluarkan muntah hitam seperti kopi dan juga tinja berwarna hitam. Ini menandakan adanya perdarahan pada pencernaan yang serius. Pasien dengue yang disertai dengan perdarahan disebut Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah. Terkadang penderita dengue akan mengalami shock; ini disebut DSS (Dengue Shock Syndrome).
Kapan kita mencurigai Dengue?
Dengue harus dicurigai pada saat kita terkena demam secara mendadak. Demam tinggi sekitar 103-105 ºF atau 39-40 ºC yang disertai sakit kepala hebat (umumnya di dahi), sakit di belakang mata, badan ngilu dan sakit, bercak merah di kulit serta mual atau muntah. Demam akan terjadi selama 5-7 hari. Pada beberapa pasien, panas akan turun di hari ke-3 atau ke-4 tetapi hari berikutnya naik lagi. Semua gejala dan tanda-tanda di atas terkadang tidak timbul pada penderita. Pasien merasa sangat tidak nyaman setelah sakit.
Ada bermacam tipe demam, kapan harus mencurigai Dengue?
Ciri khas Dengue yang membedakannya dari demam lainnya adalah sakit di belakang mata, nyeri otot, nyeri sendi, dan bercak merah di kulit. Dari tanda-tanda di atas dapat ditegakkan diagnosa kemungkinan terkena Dengue. Rasa sangat nyeri pada sendi yang disebabkan oleh demam Dengue itulah yang menjadikan alasan demam Dengue disebut juga Demam Patah-Tulang.
Bagaimana seseorang dapat terkena Demam Dengue?
Demam Dengue terjadi setelah seseorang digigit nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi. Nyamuk jenis ini mempunyai bintik-bintik putih pada badan dan kakinya yang mudah dikenal orang biasa. Nyamuk ini berkembang biak di air yang jernih dan hanya mampu terbang sejauh 100 - 200 meter. Nyamuk mendapatkan virus dengue setelah menggigit orang yang terinfeksi virus dengue.
Dapatkah saya tertular demam dengue langsung dari orang lain?
Demam dengue tidak menular secara langsung dari orang ke orang. Demam dengue hanya menular melalui gigitan nyamuk yang telah terinfeksi.
Kapan gejala dengue timbul setelah terkena infeksi?
Setelah virus masuk ke dalam tubuh seseorang, virus akan berkembang biak (memperbanyak diri) di dalam kelenjar limfa. Gejala akan timbul setelah virus memperbanyak diri. Hal ini terjadi sekitar 4-6 hari (rata-rata) setelah virus masuk ke dalam tubuh manusia.
Dapatkah seseorang menderita dengue tanpa gejala?
Dapat. Ada banyak orang yang terinfeksi oleh virus tetapi tidak menunjukkan tanda atau gejala mengalami penyakit. Untuk setiap pasien yang mengalami tanda dan gejala terinfeksi virus dengue, mungkin terdapat 4 - 5 orang lain yang tidak mengalami, atau mengalami gejala yang ringan saja.
Bagaimana pengobatannya? Dapatkah disembuhkan?
Seperti juga penyakit virus lainnya tidak ada pengobatan khusus untuk demam dengue. Antibiotik tidak dapat membantu. Paracetamol (yang dapat dibeli tanpa resep) adalah obat pilihan utama untuk menurunkan panas dan sakit sendi. Obat lain seperti Aspirin dan Brufen harus dihindari karena bisa meningkatkan resiko perdarahan. Dokter harus hati-hati ketika memberikan resep obat. Obat yang bisa menurunkan trombosit harus dihindari.
Dapatkah dengue menjadi berbahaya?
Infeksi dapat menjadi berbahaya jika mengakibatkan kerusakan pada dinding pembuluh darah. Kerusakan dimulai dari meningkatnya permeabilitas dinding pembuluh darah, yang mengakibatkan merembesnya cairan darah/ plasma menuju berbagai organ, sampai dengan pecahnya pembuluh darah yang berakibat timbulnya perdarahan. Tanda dan gejala Demam Dengue Berdarah dan Sindrom Shock Dengue berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah dan kelainan fungsi dari komponen pembeku dalam darah.
Dapatkah orang meninggal karena demam dengue?
Orang yang menderita demam dengue tidak punya resiko meninggal tetapi beberapa dari demam ini yang telah berlanjut menjadi Demam Berdarah (DHF) atau Shock (DSS) dapat mengakibatkan meninggal. Dengan penanganan yang baik penderita DHF dan DSS bisa diatasi dan bisa disembuhkan. Penanganan yang baik dan tepat waktu (dini) dapat menyelamatkan banyak jiwa.
Kapan harusnya pasien demam Dengue pergi ke rumah sakit atau konsul ke dokter?
Umumnya perkembangan ke arah dengue hemorrhagic atau dengue shock syndrome terjadi setelah 3-5 hari mengalami demam. Pada saat itu, biasanya demam menurun. Hal ini dapat mengecoh kita yang menyangka bahwa penyakit tersebut menuju kesembuhan. Sebenarnya ini adalah saat yang paling berbahaya yang memerlukan kewas-padaan bagi petugas yang merawat. Tanda dan gejala yang harus diperhatikan adalah sakit perut yang hebat, muntah terus menerus, perdarahan di kulit yang tampak berupa bercak kecil merah atau keunguan, hidung berdarah, gusi berdarah, tinja berwarna hitam seperti arang. Bawa segera penderita ke rumah sakit jika ada dua gejala utama di atas yaitu nyeri di dalam perut dan adanya muntah-muntah yang berkepanjangan. Biasanya akan terlambat jika kita menunggu sampai terjadi perdarahan. Jenis dengue yang paling berbahaya adalah sindrom DSS (Dengue Shock Syndrome). Tanda tandanya adalah rasa sangat haus, kulit pucat dan dingin (karena tekanan darah sangat rendah), gelisah dan lemah.
Apakah ada vaksin untuk mencegah demam dengue?
Sejenis vaksin telah dibuat untuk mencegah demam dengue tetapi masih dalam tahap uji coba. Saat ini belum dipasarkan. Kemajuan teknologi akan membantu mencegah demam dengue dengan vaksinasi dalam beberapa tahun ke depan.
Apakah ada efek jangka panjang dari demam dengue?
Kebanyakan penderita demam dengue sembuh dalam waktu 1-2 minggu. Sebagian penderita akan merasa lelah untuk beberapa minggu. Namun, jika gejala masih menetap setelah masa tersebut, agar menghubungi dokter.
Dimana biasanya nyamuk penyebar dengue hidup?
Kebanyakan nyamuk Aedes aegypti hidup di dalam rumah, di kloset, dan di tempat-tempat yang gelap. Di luar rumah nyamuk tersebut akan hidup di tempat yang dingin dan terlindung matahari. Nyamuk betina akan bertelur di dalam air yang tergenang di dalam dan sekitar rumah dan daerah pemukiman lain. Telur-telur ini akan berkembang menjadi larva dan kemudian berubah menjadi bentuk dewasa dalam 10 hari.
Bagaimana mengurangi berkembang biaknya nyamuk?
Nyamuk dengue berkembang biak dalam air yang tergenang dan terbuka. Tempat yang cocok untuk berkembang biak adalah tong, drum, pot, baskom, ember, vas bunga, batang/daun tanaman, bekas piring, tangki, botol buangan, kaleng, ban bekas, air pendingin, dll. Mencegah nyamuk agar tidak berkembang biak, alirkan air keluar dari penampung AC window, bak air, tong, dll. Buang semua benda-benda yang dapat menampung air (seperti bekas tanaman, dll) dari rumah dan sekitarnya. Kumpulkan dan hancurkan benda-benda yang dapat menampung air seperti botol-botol, tempat plastik, kaleng, ban bekas, dll. Jika tidak mungkin membuang air atau tidak dapat menutupnya dengan sempurna, gunakan TEMEPHOS, sejenis insektisida, (dengan merek dagang Abate) 1 ppm (persejuta bagian) sesuai petunjuk setempat untuk mencegah larva berkembang menjadi dewasa.
Bagaimana mencegah gigitan nyamuk agar terhindar dengue?
Kita tidak bisa membedakan apakah nyamuk itu mengandung virus dengue atau tidak. Karena itu setiap orang harus melindungi dirinya dari gigitan nyamuk. Nyamuk dengue menggigit manusia pada siang hari. Keseringannya adalah pada saat 2 jam setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam. Kenakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh agar tidak digigit nyamuk. Oleskan anti gigitan nyamuk - hati-hati menggunakannya pada anak-anak dan orang tua. Alat-alat lainnya seperti coils, alas berlistrik pengusir nyamuk juga dapat digunakan pada siang hari. Gunakan kelambu untuk melindungi anak-anak, orang tua dan yang tidur di siang hari. Manfaat kelambu dapat ditingkatkan dengan memberi insektisida pyrethroid (permethrin). Kelambu seperti ini banyak digunakan dalam pencegahan penyakit malaria.
Adakah nasihat bagi penderita demam dengue untuk mencegah penyebaran kepada orang lain?
Penyebaran dengue dapat terjadi dari pasien ke orang lain melalui gigitan nyamuk. Pasien harus dilindungi dari gigitan nyamuk. Ini dapat dilakukan dengan melindungi pasien menggunakan kelambu. Anti gigitan nyamuk (repellents) yang efektif dapat mencegah pasien digigit nyamuk sehingga nyamuk tidak dapat menyebarkan penyakit ke orang lain.
Apakah yang harus dilakukan dokter untuk menangani dengue?
Pasien yang diduga terkena demam dengue berdarah atau dengue shock syndrome harus segera dirawat di rumah sakit, jangan ditunda.
Apakah yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah dengue?
Sebenarnya, masyarakatlah adalah kunci dalam pencegahan Dengue. Sebagaimana disebutkan di atas, pencegahan dengue sangat ditentukan oleh mencegah nyamuk Aedes aegypti menyebarkan dengue dari tempat berkembang biak di dalam dan di sekitar rumah. Setiap rumah dapat melakukan pencegahan dengan cara sangat sederhana yaitu mencegah adanya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biak Aedes aegypti dengan mengalirkan air keluar dari berbagai wadah, dengan secara teratur mengganti air dan membersihkan vase bunga dan benda-benda lainnya, atau benda yang tak berguna dihancurkan/dibuang jauh-jauh. Karena nyamuk tidak dapat terbang jauh, "pembersihan rumah" oleh semua anggota masyarakat akan meniadakan tempat berkembang biak nyamuk, sehingga mencegah terjadinya dengue. Strategi utama dalam mencegah dan mengendalikan dengue adalah "meniadakan sumbernya" atau meniadakan tempat berkembang biak nyamuk.
Dalam keadaan terjadi ledakan atau epidemi dengue, apa siasat kita?
Pencegahan tempat bersarangnya nyamuk tetap merupakan keutamaan. Namun untuk menghentikan ataumemperlambat terjadinya penyebaran dapat dibantu dengan "thermal fogging" menggunakan mesin semprot (fogging). Dalam fogging kita dapat menggunakan insektisida yang mampu segera membunuh nyamuk dewasa. Jika fogging dilakukan setelah terjadinya epidemi, kegiatan ini sudah terlambat. Fogging akan efektif jika dilakukan setiap 3- 4 hari. Ini mahal dan memakan waktu banyak. Karena itu upaya yang dilakukan oleh masyarakat, untuk masyarakat, untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk akan jauh lebih murah dan efektif dari pada pemberantasan nyamuk (fogging) sewaktu timbul ledakan.
Sumber: W.H.O. dapat imel dari teman... tentang kenaikan tarif (meski ada yang kemungkinan mendapat insentif) hampir pasti naik krn pemakaian lebih dari Rata-rata nasional yo wis lah... ayo berhemat energi dan siap-siap nambah bugdet.. silakan disimak imelnya... ----- Forwarded by Threes Budhy Hartati/CON/PTTU on 02/28/2008 04:50 PM ----- Iwan Ridwan@xxx.xxx FYI Mulai April tagihan listrik Anda bisa lebih kecil dr biasanya atau malah lebih besar, tergantung pemakaian listrik Anda...Begini aturannya : 1. Insentif, diberikan ke pelanggan yang bisa berhemat lebih dari 20% dari rata-rata nasional pemakaian listrik per bulan. 2. Dis-insentif, diberikan ke pelanggan yang tidak berhemat, yaitu pemakaian listrik lebih besar dari 80% dari rata-rata nasional pemakaian listrik per bulan. Nih lebih jelasnya: Misal Pemakaian rata-rata nasional 100 kWh, so nilai hematnya di 80 kWh...maksudnya kl konsumsi anda dibawah 80 kWh/bulan so Anda dapat insentif, Tapi kl konsumsi listrik Anda di atas 80 kWh so Anda dpt dis-insentif. Gimana perhitungan insentif dan dis-insentifnya? a. Insentif = 0.2 x kWh yg dihemat x T *) b. Dis-insentif = 1.6 x kelebihan kWh x T *) *) T= tarif listrik tertinggi di golongan tertentu (liat di rek.listrik anda) Pemakaian listrik rata-rata nasional utk pelanggan rumah tangga per bulan: a. R-1 450 VA = 74.76 kWh b. R-1 900 VA = 115.48 kWh c. R-1 1300 VA = sekitar 195 kWh (belum dapat data pasti =) Program ini diberlakukan pada golongan pelanggan: 1. Rumah tangga 2. Bisnis (kecuali diatas 200 kVA) 3. Pemerintah For illustrations on file attached on this message. Tapi, bocoran dikit ni...Buat kita2 yg di daerah Jakarta kemungkinan besar kena dis-insentif, krn Rata2 pemakaian listrik yg dipakai adalah rata2 Nasional, So kl Pemakaian listrik Jakarta dirata-ratain ama pemakaian daerah lain yah..kecenderungann ya lebih besar...Betul? (Sebenere ini kenaikan harga listrik yang dibuat sedemikian rupa shg nampak bukan seperti kenaikan harga...Hehehe Pinter yah PLN...) Tapi ini adalah efek dari pengurangan subsidi yg diberikan Pemerintah (Thn 2008 subsidi utk PLN dikurangi 10 T...PLN...) Mulai April rekening listrik kita bakal naik... Pesan saya: LET'S CONCERN MORE IN ENERGY SAVING........=)
Informasi yang ku baca untuk persiapan renov. diambil dari www.dunia-ibu.org Membangun rumah Sumber: Ibu-ibu DI http://www.dunia-ibu.org/sharing/index.php?id=619 Tanya Dear ibu-ibu yang baik, InsyaAllah tahun depan kami punya rencana membangun rumah. Rencananya kami ingin memakai tukang sendiri (bukan dari developer) karena jauh lebih murah. Yang aku mau tanyakan: - Kira-kira apa saja yang harus dipikirkan/dipersiapkan? - Perlu tidak kita memakai jasa arsitek untuk merencanakan dan menggambar denah ruangan-ruangannya? - Lebih enak/menguntungkan kalau kita memakai sistem borongan atau tidak? Tolong sharingnya ya Bu yang punya pengalaman membangun rumah sendiri dari awal. Pokoknya apa saja yang berhubungan dengan pembangunan rumah [nop] Jawab Sebelum membangun rumah, yang pasti harus sudah siap dengan gambaran rumah yang akan dibangun. Sebaiknya bukan sekedar sketsa kasar karena untuk mencegah mispersepsi antara mandor/tukang dengan mbak sebagai empunya proyek, jadi minimal disiapkan gambar denah, tampak rumah dari depan, samping, belakang, dan potongan rumah. Disamping itu pastinya mbak akan perlu gambar tersebut untuk mengurus IMB (Ijin Mendirikan Bangunan). Pentingnya ngurus IMB ini yah karena nanti juga akan ketahuhan apakah di tanah tersebut ada rencana pengembangan/pelebaran jalan misalnya, juga berapa jarak bangunan yang diperbolehkan dari jalan (garis sempadan bangunan). Pengalaman teman iparku, dia tidak mengurus IMB ini, dan langsung membangun, ditengah jalan, datang orang Kimpraswil mencoret-coret bangunan disepanjang jalan tersebut yang kena pelebaran jalan, jadi akhirnya dari tanah yang panjangnya 10m akhirnya hanya akan tersisa 3 m jika pelebaran jalan dilakukan, sementara pembangunan sudah setengah jalan! Rugi dua kali jadinya. Pengalaman kedua pengalamanku sendiri, karena sudah pernah membangun sendiri 2x dan aku selalu ngurus IMB, untuk rumah yang barusan aku bangun ini ternyata akan ada pelebaran jalan juga, jadi tanahku akan kepotong 2m, untung mengurus IMB dulu, jadi aku bisa merubah rencana denah sesuai dengan peraturan yang ada. Pentingnya IMB yang lain, kalau untuk agunan di bank, biasanya akan dibutuhkan IMB ini karena bank tidak mau memberi kredit ke rumah yang tidak jelas statusnya di kemudian hari.Kalau sudah punya IMB berarti rumahnya aman. Kalau di Jakarta kalau tidak salah bangunan harus pakai arsitek yang bersertifikat baru IMB bisa keluar, tapi tidak tahu berlaku benar apa tidak, sebaiknya ditanyakan ke TataKota atau Dinas Perijinan di sana? Kalaupun mau tidak pakai arsitek paling bisa "diakalin" dengan menggambar sendiri lalu kalau memang harus pakai arsitek bersertifikat ya dibawa saja ke arsitek buat di"gambar ulang" atau cukup diketahui oleh dia, paling tidak biayanya lebih murah daripada konsultasi dari awal. Bagusnya kalau konsultasi ke arsitek (bukan promosi atau membela diri karena kebetulan aku juga tukang menggambar rumah, mereka bisa kasih masukan/solusi untuk membuat rumah yang sehat dan sesuai kebutuhan, terutama untuk penghawaan dan pencahayaan alami, atau apapun input yang mbak mau. Sistem job membangun yang menguntungkan dan memberi kepastian ke mbak tentunya sistem borongan, karena pekerjaan akan selesai tepat waktu dan tidak ada biaya tambahan meskipun harga bahan bangunan naik di tengah jalan. Kalau tidak borongan, bisa jadi pekerjaan akan molor karena tukang dibayar harian. Semakin lama semakin besar pemasukan buat mereka. Proyek yang mestinya 4 bulan kelar bisa molor sampai 6 bulan bahkan lebih. Tapi system borongan pun harus siap-siap dengan biaya tambahan kalau tukang/mandor yang kita pekerjakan tidak terlalu pandai "berhitung anggaran biaya", sekaligus tidak kuat modal(karena bukan kontraktor), bisa terjadi di tengah jalan harga naik, atau mereka salah hitung sehingga rumah yang mestinya diborongkan 100juta sampai selesai ternyata baru 80% jalan sudah menghabiskan seluruh biaya. Hal terburuk adalah mandor mangkir atau pembangunan bisa diteruskan tapi mbak menambah biaya diluar biaya yang sudah disepakati. Sorry kalau kepanjangan, semoga membantu. Kalau mau tanya-tanya yang lain lagi boleh japri atau visit saja webku di www.daydzign.com [DH] Menurut aku beberapa hal yang harus dipertimbangkan kalau mau membangun rumah antara lain : - Budget, itu yg penting banget. Setahu aku kalau rumah sederhana bisa min antara Rp. 1,5 - Rp 1.750 jt/m persegi. kalau mau yang tidak mewah boleh lah min 2 jt ke atas. jadi tergantung kita mau pakai bahan apa. misal : jenis bahan yang akan di pergunakan untuk lantai (keramik/marmer/ubin biasa),jenis kayu, genteng dan lain sebagainya. Biasanya kalau membangun rumah itu biaya untuk struktur bangunan perhitungannya standard-standard saja, tapi yang membuat budget bengkak itu malah bagian akhirnya. seperti beli jenis-jenis handle pintulah, wastafel yang unik-uniklah, atau keramik yang jenisnya lucu-lucu untuk kamar mandi, lampu-lampu, apalagi kalau kita sendiri yang turun belanja ke toko, duhh tidak tahan mata, tidak seimbang dengan dompet. - Kalau kita awam soal urusan bangun membangun rumah, lebih baik pakai jasa arsitek untuk membuat gambar denahnya. Alhasil setelah gambarnya selesai, kita bisa tahu berapa besar luas bangunan rumah kita, terus kita kalikan dengan ancar-ancar per meter tadi dapat kira-kira budgetnya berapa. Selain itu kita juga jadi bisa tahu kira-kira rumah kita akan jadi seperti apa, untuk menghindari ganti-ganti model selama masa pembangunan. Kemarin waktu aku bangun rumah, aku pakai jasa arsiteknya saudaraku untuk gambar denah ruangannya kebetulan dia juga design interior, jadi bisa skalian minta gambar untuk kitchen set dan model kusen pintu/jendela. jadi maunya aku kayak gmana, terus mau kamar berapa, garasi letaknya dimana dan lain sebagainya kita ceritakan ke dia, terus dia yang gambar. setahu aku ada saja kantor arsitek yang mau melayani untuk membuat gambar saja. saranku mbak, kalau pakai jasa arsitek lebih baik cari yang arsiteknya masih orang muda, jadi banyak ide-ide baru yang keluar dan juga biasanya lebih 'berani' sedikit dalam menggambar bentuk rumah. - Menurut aku lebih baik pakai sistem borongan, soalnya kita tidak akan pusing ini itu lagi. cuma kalo mbak punya kenalan kontraktor yang independen, yang biasa mengerjakan bangunan rumah lebih enak lagi. sebab kalau cuma pakai mandor/tukang biasa kalau tukangnya tidak bagus, kita si pemilik rumah malah jadi repot akhirnya dan kemungkinan bisa kelebihan budget juga. kemarin aku pakai jasa kontraktor independen,gambar rumah yang digambar sama saudaraku itu aku kasih ke dia, terus dia yang kerjakan. tips kalau pakai jasa kontraktor/pemborong : - minta dia buat rincian biaya pembangunannya. - minta pembayaran dilakukan bertahap sesuai dengan prosentase berlangsungnya tahapan pembangunan berjalan, namun kesepakatan total biaya sudah disepakati sebelum pekerjaan pembangunan dimulai. - semuanya itu dibuat dalam bentuk perjanjian kerjasama (yg simple saja), termasuk juga jangka waktu pembangunan. - sekalian tanya kemungkinan apakah dia bisa membuat kitchen setnya. jadi sekalian hitung beli kayu-kayu untuk kusennya, kali saja jadi lebih murah. Kontraktor aku yang kemarin itu, kelihatannya tidak terlalu banyak ambil komisi/jasa pembangunan untuk dia, terus orgnya juga cukup flexible. Dia memperbolehkan aku dan suamiku untuk ikut memilih mulai dari jenis keramik s/d jenis cat, asalkan harganya masih masuk dalam pos rincian biaya yang dia buat, sehingga ketika rumahnya jadi aku benar-benar puas karena dibuat berdasarkan taste dari aku dan suami. Kalau mau belanja pernik-pernik interior bangunan (handle pintu, keramik, wastafel dan lain sebagainya) banyak tersedia di daerah percetakan negara. Disitu ada supermarket bahan bangunan macam-macam jenisnya, nyaman mbak belanja disitu pakai AC. terus kalau mau beli handle-handle pintu yang harganya murah tapi modelnya bagus di daerah jl fatmawati, namanya Kunci Mas. Kalau mau beli lampu-lampu gantung di seberangnya toko kunci mas ini. [Dr] Mbak, Kebetulan aku baru selesai bangun rumah, dan ingin menambahkan saja tipsnya mbak DH sama mbak Dr. Menurut aku yang paling penting, kontrol, kontrol, dan kontrol. Soalnya pengalamanku kemarin agak tidak enak. Aku sudah pakai arsitek, sistem cost dan fee, feenya 15% (lumayan tinggi jugalah buat arsitek muda), dengan alasan karena kita awam sekali soal bangunan dan berharap dia bisa kasih petunjuk dan input-input buat kita, dan karena aku dan suami kerja, jadi ya perlu dia buat kontrol hariannya. Yang ada, sepertinya pakai dia tidak banyak nilai tambahnya, tapi malah banyak masalah/kesalahan yang merugikan kita, sampai akhirnya arsitek itu kita hentikan di tengah jalan dan feenya kita potong. Tapi ini cuma kasuistik, tidak semua arsitek begitu, itu arsitek saja yang kacau, bapakku (yang arsitek juga) saja sampai bilang, 'wah, ni orang benar2 mempermalukan korps arsitektur nih..' Masalah-masalah yang aku alami diantaranya (bukan menakuti-nakuti, cuma buat masukan saja bahwa hal-hal ini perlu dikontrol supaya tidak kejadian sama mbak : - keramik kamar mandi anak dipasang di kamar mandi pembantu (jadinya kamar mandi pembantuku indah) - banyak lubang jendela dan lubang angin tidak bolong, tapi dipasang tembok. Sudah dicomplain, minggu depannya balik, bukannya sudah dibolongi, malah sudah diaci (jadi boros material dan upah tukang) - letak saluran-saluran air tidak sesuai denah, sampai-sampai closet-closet letaknya pada jauh (ada yang sampe 20 cm) dari dinding. - gara-gara banyak lubang yang lupa dibolongi, ada pipa-pipa saluran air yang jalurnya melewati letak lubang jendela (akhirnya pipa di bongkar dan di relokasi, yang berarti buang material dan upah lagi), dan pada saat dibolongi, ternyata ada besi konstruksi yang letaknya di tempat lubang jendela, akhirnya besi dipotong. - yang paling parah, dalam satu bulan, stop kontak lantai 1 pada mati satu per satu, sampai-sampai dari sekian puluh stop kontak yang ada, tinggal 2 yang hidup. dan menurut tukang listriknya dia, MUNGKIN ada kabel bawah tanah yang ke pacul waktu pembangunan, yang jelas dia tidak bisa membetulkan dan tidak bisa di trace karna semua kabel terletak dibawah lantai (tidak mungkin aku bongkar lantai, apalagi belum tentu problemnya disitu), dan solusinya ya semua stop kontak harus dibuatkan instalasi baru. Aku sempat panggil tukang listrik lain, katanya antara gambar denah instalasi yang ada dengan kenyataannya juga pada tidak sama [Rn] Aku tidak begitu mengerti tapi katanya orang beberapa hal yang harus diperhitungkan adalah : 1. Perhitungan biaya kalau sudah tahu kira-kira berapa tambahin sekitar 30%lah buat jaga-jaga. Entah itu kenaikan harga, punya ide tambahan, molornya tukang (kalau harian). Pokoknya perkiraan yang tidak dapat diperkirakan. Apalagi tahun depan pasti akan ada kenaikan harga, sekarang saja harga besi sudah mahal. 2. Kalau punya kenalan arsitek tidak apa-apa yang gratisan, tapi kalau tidak begitu jelimet atau spesifik mending kita saja yang rancang-rancang (kalau sudah punya bayangan). Tukang biasanya cepat tanggap sama yang kita mau dan bisa kasih saran berdasarkan pengalaman. 3. Borongan atau harian ada untung ruginya. Kalau borongan memang kita tidak usah pusing cari material, semua sudah termasuk didalamnya, tapi biasanya mereka kan kejar tayang takutnya kualitas kerja tidak terjamin, kita harus teliti. Kalau harian kita bisa menekan ongkos di material, tapi karena hitungannya harian bisa saja tukang itu molor, kalau kita bisa langsung mengawasi bisa kita cereweti [Lsy] Kalau urusan membangun rumah, mertuaku paling jago. Soalnya itu pekerjaan beliau dari muda, mandorin tukang. Yang perlu diperhatikan : 1. IMBnya harus diurus dulu, adapun prosesnya cukup rumit dan menghabiskan banyak waktu kalau untuk luas tanah dibawah 200m, cukup diurus di kecamatan, kalau diatasnya harus ke walikota sebelum IMB, mbak harus mengurus advis planning dulu di kecamatan. (kira-kira Rp 700.000,-), yaitu peruntukan tanah tersebut beserta GSB nya Kalau sudah dapat, buat denah rumah di kalkir 8 lembar dengan tanda tangan ijin arsitek (ini bisa minta tolong orang kecamatan saja, biayanya Rp 300.000,-) Nah, advis planning, denah, kopian sertifikat tanah dilegalisir, KTP dan KK sebagai syarat pengajuan IMB (biayanya kira-kira Rp. 1.500.000,-). Setelah semua syarat masuk, satu minggu kemudian akan dapat IP (ijin pendahuluan) dan plangnya. Baru kita bisa mulai membangun. IMBnya sendiri baru akan keluar 1 bulan kemudian 2. Kalau untuk rumah tidak begitu besar dan rumit, sebenarnya bisa dikira-kira saja denahnya, tukang pasti mengerti ada program komputer untuk membuat denah rumah berikut tampilannya untuk para awam, atau pakai saja Visio kalau arsitek prof, kira-kira feenya 5% dari RAB kecuali kalau punya kenalan arsitek yang mau dibayar dengan *harga teman*, kenapa tidak? 3. Pengerjaan, lebih baik ambil borongan tukang saja, tanpa bahan kalau ambil yang harian, agak repot karena kita harus benar-benar tahu yang akan dikerjakan itu apa aja dan semua kita yang mengatur, apalagi kalau awam lagipula pekerjaan bisa molor dari waktu yang ditentukan karena tukang tersebut tidak mengejar target. semua bahan kita beli sendiri di material atau toko bangunan, supaya puas dan bisa dapat yang benar-benar murah kadang-kadang kalau borongan dengan bahan, pemborongnya suka nakal, sehingga kita dikasih bahan-bahan yang kurang baik mutunya. ada baiknya, kita survei ke beberapa toko sebelum memutuskan, supaya dapat yang paling murah kalau mbak mau, aku bisa kasih rekomendasi toko tempat membeli kayu (klender), besi beton, gipsum (condet), keramik & genteng (panglima polim) yang paling murah menurut surveiku. aku juga bisa rekomendasi pemborong langgananku yang tidak diragukan lagi pekerjaannya. Pemberian uang ke pemborong dilakukan bertahap, misalnya per minggu berdasarkan jumlah tukang yang hadir jadi kita bisa mengontrol budget yang keluar tidak akan melebihi harga borongan yang ditetapkan. biasanya harga borongan tukang 1/4 dari RAB misal, akan membangun rumah 100m2, maka kalau perkiraan RABnya Rp 1.500.000,-/m2 = Rp 150.000.000,- maka borongan tukang sekitar = Rp 35.000.000,- - Rp 40.000.000,- (tergantung negonya) 4. Tahapan2 dalam pembangunan: - pesan kusen dahulu, biasanya tukang kusen membutuhkan waktu 1 bulan untuk menyelesaikan semua pesanan jadi pemasangan kusen bisa sejalan dengan pembangunan rumah, tidak molor - bikin sumur pompa, beli genset, bikin bedeng dan septik tank dahulu hal ini sangat diibutuhkan mengingat dalam pembangunan pasti dibutuhkan air, listrik dan tempat tinggal untuk tukang - Untuk rumah bertingkat, kira-kira dalam 1,5 bulan sampai 2 bulan akan naik genteng - Sesudah itu baru finishingnya kira-kira 3-4 bulan - Daftar pemasangan listrik baru ke PLN wilayah terdekat - Rumah siap ditempati [Bdnh] Mau berbagi pengalaman juga ya, karena perasaan baru kemarin aku bernafas lega setelah membangun rumah. Mandor yang aku pakai bagus sekali orangnya, pintar, rapi & cepat mengerti apa yang aku & suami mau, waktu aku sodori gambar rumah kami, dia langsung mengerti, dan hampir dibilang secara keseluruhan tidak ada kesalahan. Tugas arsitek (teman suamiku) cuma gambar saja selama pembangunan rumah berlangsung si arsitek tidak ikut-ikutan kecuali kalau suamiku mau nanya-nanya itupun sedikit saja (via telpon). Saat pengerjaan rumah berlangsung memakan waktu kira-kira 7-8 bln, hampir tiap akhir minggu urusan kita pasti tidak jauh dari urusan bahan bangunan mencari kayu, keramik lantai/kamar mandi, cat, genteng, design pagar, kebetulan aku & suami sendiri yang merancang, benar-benar seru, bisa dibilang itu rumah hasil dari segala ide,tenaga kita tercurah dirumah itu semua detail ruang atas ide & hasil diskus aku & suami (arsitek) puas sekali, capek juga setelah rumah jadi, kita harus cari tukang tralis yang bagus karena kita tidak mau model teralis besi tempa yang sekarang lagi musim, tapi model teralis bentuk ketupat dengan besi solid (model jaman baheula) akhirnya ketemu tukang las tralis yang kita cari, tapi lamanya minta ampun hampir 3 bulan baru selesai, padahal aku sudah ingin sekali pindah rumah. Sudah hampir 5 bulan aku tempati rumah itu Alhamdulillah tidak ada komplain sama bangunannya, malahan tembok rumahku itu terlalu keras, soalnya kita membangun pakai material kelas 1 maksudnya supaya kuat Insya Allah 20 tahun ke depan rumah masih kokoh, jadi kita tidak butuh pemeliharaan yang menghabiskan uang. Pernah ada bapak-bapak yang naksir dengan bentuk rumah kita terus minta ijin mau ngikutin/nyontek, jelas saja aku yang paling sewot, suamiku sih senyum-senyum saja, kalau perlu aku tulis di depan rumah "dilarang mencontek bentuk rumah ini tanpa ijin tertulis pemilik rumah" hehe. Pesan aku saat membangun rumah pasti akan banyak cobaan antara suami istri & banyak yang jadi cekcok, misalnya si suami pengen keramik ini, istri pingin yang lain, sering hal kaya itu muncul yang penting saling sabar & pengertian [Dna] Setelah bersuamikan seorang arsitek bahwa pandanganku selama ini tentang arsitek salah besar. Dulunya aku berpikir buat apa mesti bayar arsitek yang penting kita tahu kebutuhan kita. Tapi sekarang aku mengerti bahwa justru dengan adanya arsitek amat sangat membantu kita dalam penyusunan/tata ruang sesuai kebutuhan kita. Banyak teman-teman yang dulunya 'takut' pakai jasa arsitek karena faktor budget, tapi setelah mencoba mereka puas, bahkan ada yang bilang 'koq bisa ya ruangannya jadi lega, oh iya benar juga dan sebagainya. Kalau mau pakai jasa arsitek, kita informasikan saja budget kita dulu sehingga mereka bisa menyesuaikan dengan dana dan kebutuhan kita. Dari situ biasanya jarang melenceng dari rencana awal. Beda kalau kita sendiri dan pakai tukang apalagi kalau pembangunan dari nol (bukan renovasi). Arsitek juga bisa membuat design rumah tumbuh, artinya kalau sekarang belum ada budgetnya tidak papa tapi sudah didesign dulu sehingga kalau ada dana nantinya bisa ditambah dengan baik jadi tidak berkesan tambal sulam. Sebaiknya memang menggunakan jasa arsitek, daripada nanti sudah jadi ada yang kurang lebih malah biayanya lebih besar ketimbang memakai arsitek dari awalnya. Kalau untuk membangun dengan pengawasan minim sebaiknya menggunakan sistem borongan, tapi inipun ada resikonya soalnya mereka mengejar target sementara tahapannya belum sempurna (contoh : Pengecoran dan semen lapis). Kalau pakai sistem harian bisa saja tukangnya males-malesan jadi pekerjaan dilama-lamakan. Memang bingung, tapi begitulah kenyataannya. Usahakan ada yang mengawasin rutin jadi hal-hal diatas tidak terjadi. Suamiku tahun lalu baru selesai membangun rumah adiknya, dan mereka puas karena semua keinginan mereka terakomodir dengan baik. Mudah-mudahan hal ini bisa jadi masukan ya. Biarpun arsitek tidak ikut-ikut, tapi dasar pembangunan adalah gambar. Kalau gambar sudah ada, mandor biasanya langsung bisa baca gambar (kalau tidak bisa perlu dipertanyakan ke mandorannya). Saranku, sebaiknya kalau untuk mendesign rumah gunakan jasa arsitek sehingga semua keinginan kita bisa diakomodir dalam gambar dengan baik. Kalau sudah begini pakai mandor sama tukang saja untuk sebuah rumah yang tidak memerlukan konstruksi aneh-aneh pasti bisa. Tapi tetap harus dikontrol juga soalnya kata suami banyak mandor yang bilang mengerti gambar tapi tetap saja ada kesalahan walaupun gambarnya sudah jelas. [DN] Maaf ya aku bukannya mau bantu, tapi aku juga mau tukar pikiran karena sama tahun depan juga mau bangun rumah insya Allah juga mau pakai tukang sendiri membangunnya juga bukan di perumahan soalnya. Sejauh ini persiapanku masih acak-acak saja; - denah perkiraan aku dapat dari tabloid rumah edisi dua minggu yang lalu sepertinya soal tanah nya kecil dan aku mau buat tingkat tadinya juga ingin jasa arsitek, di iklannya tabloid rumah atau majalah idea banyak juga, tapi keburu ketemu denah, walaupun sebenarnya aku tetap ingin dengar sarannya arsitek karena posisi rumah yang kiri kanan nya sudah bangunan jadi mana tahu ada saran tentang bagaimana supaya rumah nya sehat atau bahan-bahan apa saja yang sebaiknya dipakai, sepertinya tukang-tukang itu tidak terlalu baru ya, harus kita yang rajin cari pernik-pernik - sistem borongan katanya lebih cepat, tapi aku takutnya jadi buru-buru misalnya semennya belum kering benar sudah dilanjutkan proses berikutnya, walhasil nanti bangunannya cepat retak. Kalau tidak borongan apa istilahnya ya (aku juga baru mempelajari bulan terakhir ini) ada resikonya juga ada untungnya. Kalau tukang yang rumahnya dekat misalnya di pamanukan situ, kadang mereka suka pulang saja beberapa minggu tiba-tiba terus nanti balik lagi sesuka mereka. ya untung-untungan lah - aku juga baru mau mulai langganan majalah idea. Kalau tabloid rumah tidak bisa langganan, - sekedar perkiraan, temanku bangun rumahnya 60 m2 biaya total ~ Rp 80.000.000 pakai sistem borongan, dan selesai dalam waktu 3 bulan di daerah bekasi sana. tapi ini tidak tahu aku belum mendalami masalah hitung-mengitungnya, ada buku seri tabloid rumah yang judulnya membangun rumah, covernya merah harganya Rp 15.000,- disitu ada cara hitung biaya cuma aku juga belum sempat buat perhitungannya. [Iyt] Pengalaman aku, kurang lebih 6 bulan sebelum kita rubuhi rumah lama untuk bangun baru, kita corat coret sendiri layout apa yang kita mau, lalu cari tukang dan kebetulan si tukang bisa buat blue print, jadi jelas skalanya. Kita lebih suka bayar harian, karena kalau borongan sering sekali di bohongi kwalitas bahan bangunannya. Setelah itu baru kita mencari keperluan sebagai berikut : - pesan kusen, lalu di titip di tempat si pembuat kusen dulu. - cat rumah. Beli di jatinegara yang gallon-galon, ternyata jauh lebih murah daripada beli di toko bangunan, bisa beda Rp 25.000,- per galon. - keramik rumah, engsel, handel pintu, pernak pernik untuk finishing, di pasar kenari. - kusen dan triplek untuk eternit rumah. Beli di daerah duren sawit, puas karena murah meriah dan tripleknya tebal-tebal. - batu kali dan pasir. Beli di deket tol bekasi barat. Ternyata pasirnya beda-beda untuk awal pendirian dan finishing - batu bata dan genteng. Cari sampai hampir purwakarta, dapat yang bagus dan murah meriah. - cakar ayam/besi beton. Beli di jual beli besi bekas madura-madura itu, pilihan yang bagus-bagus ternyata banyak dan harganya jauh lebih murah dibanding di toko bangunan, kwalitas juga sama. - waktu rumah sudah hampir 75% jadi, pesan krey jendela dan horden. - untuk halaman depan dan belakang, pesan rumput gajah dan jepang dan tanaman-tanaman hias lainnya. [DNov] 2005-11-20 00:32:40
Ketika Tangan dan Kaki
Berkata
Lirik : Taufiq Ismail
Lagu : Chrisye
Akan datang hari mulut dikunci
Kata tak ada lagi
Akan tiba masa tak ada suara
Dari mulut kita
Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya
Tidak tahu kita bila harinya
Tanggung jawab tiba
Rabbana
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kami
Mata hati kami
Luruskanlah
Kukuhkanlah
Di jalan cahaya.... sempurna
Mohon karunia
Kepada kami
HambaMu yang hina
1997
===========================================================================
This email is confidential. If you are not the addressee tell the sender
immediately and destroy this email without using, sending or storing it.
Emails are not secure and may suffer errors, viruses, delay, interception
and amendment. The Trakindo Group of Companies do not accept liability for
damage caused by this email and may monitor email traffic.
Unless expressly stated, any opinions are the sender's and are not approved
by the Trakindo Group of Companies and this email is not an offer,
solicitation, recommendation or agreement of any kind.
===========================================================================
|
yang telah melancarkan lalu lintas, tanpa banyak bicara spt pejabat di TV, terimakasih sudah bersusah payah, panas hujan tak terhirau, demi kelancaran lalin
Bravo pak polisi Demam Bukanlah Musuh Yang Harus Diperangi Posted On: 3 November 2004, 13:10 Filed In: Bacaan, AyahBunda Action: Drop Comments | Trackback URI | Comments Feed Publikasi: We R Mommies Oleh: Agnes Tri Harjaningrum, dr Waktu: Rabu, 27 Oktober 2004 * Not all fevers need to be treated but many physicians do so to relieve parental concern * Tidak semua panas badan memerlukan pengobatan, namun banyak dokter melakukannya hanya untuk mengurangi kegelisahan orangtua. – (Europe[an] Journal Pediatric, 1994 Jun) Demam pada anak sering menimbulkan fobia tersendiri bagi banyak orangtua. Keyakinan untuk segera menurunkan panas ketika anak demam sudah melekat erat dalam benak orangtua. Demam diidentikkan dengan penyakit, sehingga saat demam berhasil diturunkan, orangtua merasa lega karena menganggap penyakit akan segera pergi bersama turunnya panas badan. Keinginan untuk menenangkan kegelisahan orangtua inilah yang terkadang “memaksa” dokter memberikan obat penurun panas walaupun sebenarnya mungkin tidak perlu. Selain itu tak dapat dipungkiri bahwa dokter yang gemar melakukan pengobatan “ala koki” (meminjam istilah Dr Paul Zakaria da Gomez-ahli imunologi) masih kerap dijumpai. Seperti halnya makanan yang kurang manis ditambah gula, kurang asin ditambah garam, begitu pula pengobatan “ala koki” dilakukan. Apapun penyebabnya, penderita panas badan langsung dicekoki obat penurun panas tanpa memastikannya terlebih dulu. Apakah memberikan obat penurun panas ketika anak demam merupakan suatu hal yang salah? Bukankah bila demam tidak diturunkan akan menimbulkan kerusakan pada otak? Bukankah pemberian obat penurun panas menyebabkan anak terhindar dari kejang demam (stip), membuat anak merasa lebih nyaman dan meningkatkan nafsu makan? Hal-hal seperti itulah yang sering terdengar mengenai demam dan banyak didengung-dengungkan di berbagai media iklan. Alhasil demam semakin menjadi momok yang menakutkan bagi orangtua, dan memperkuat keyakinan orangtua untuk buru-buru menurunkan panas ketika anak demam. Namun sesungguhnya para ahli menyatakan bahwa pendapat-pendapat tersebut hanyalah mitos belaka karena tidak semua dapat dibuktikan kebenarannya. Keberadaan demam justru berperan penting dalam proses penyembuhan penyakit. Bahkan pemberian obat penurun panas ketika anak demam (baik aspirin, paracetamol/acetaminophen maupun ibuprofen) terbukti lebih banyak menimbulkan dampak negatif ketimbang positif. Sebelum mengetahui lebih lanjut dampak-dampak tersebut, harus dipahami terlebih dahulu bahwa terjadinya demam ketika seorang anak mengalami infeksi bukanlah suatu kesalahan. Tuhan memang sudah memberikan demam sebagai reaksi alamiah tubuh terhadap adanya infeksi. Sehingga ketika seorang anak mengalami infeksi, keberadaan demam semestinya disyukuri, bukan ditakuti atau diperangi karena hal ini merupakan pertanda bahwa mekanisme pertahanan tubuh sedang bekerja untuk melawan penyakit. Demam memang tidak hanya dapat disebabkan oleh infeksi, bisa saja terjadi karena pencetus lain seperti reaksi transfusi, tumor, imunisasi, dehidrasi , dan lain sebagainya. Tetapi pada anak umumnya demam terjadi karena suatu infeksi kuman, entah itu virus maupun bakteri. Mengapa reaksi alamiah tubuh ini harus disyukuri? Berbagai literatur menyebutkan bahwa komponen-komponen sistem kekebalan tubuh, seperti sel darah putih (leucocyt) dan lymphocyt (salah satu jenis sel darah) akan bekerja lebih baik melawan kuman dalam keadaan suhu tubuh yang meningkat ketimbang suhu tubuh normal. Artinya, menurunkan suhu tubuh ketika anak demam justru akan melemahkan sistem kekebalan tubuhnya. Saat demam terjadi, pergerakan dan aktivitas sel-sel darah putih yang meningkat, serta terjadinya perubahan bentuk lymphocyt dapat membunuh bakteri maupun virus yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, jumlah interferon, yang merupakan salah satu substansi anti virus dan anti kanker dalam darah, juga akan meningkat dengan adanya demam. Teori tersebut juga didukung oleh sebuah penelitian di laboratorium, pada binatang yang sengaja diinfeksi oleh suatu penyakit. Ternyata dengan meningkatnya suhu tubuh binatang-binatang yang terinfeksi itu, angka kelangsungan hidup mereka semakin meningkat. Sebaliknya dengan menurunkan suhu tubuh ketika terjadi infeksi, malah meningkatkan angka kematian binatang-binatang tersebut. Hylary Buttler, seorang peneliti dari New Zealand telah mengumpulkan kutipan-kutipan dari berbagai literatur kedokteran yang membuktikan bahwa demam memang diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh ketika terjadi infeksi. Sebaliknya pemberian obat penurun panas seperti Paracetamol / acetaminophen, aspirin dan ibuprofen malah memberikan pengaruh negatif. Dalam salah satu kutipan itu disebutkan bahwa pemberian obat penurun panas untuk menurunkan demam akan meningkatkan angka kematian dan kesakitan selama infeksi. Pemberian acetaminophen dinyatakan juga dapat menginduksi terjadinya pneumonia. Selain itu semakin sering memberikan obat penurun panas pada anak dengan penyakit infeksi, ternyata malah akan memperparah dan memperpanjang masa sakitnya. Fakta lain yang lebih penting menginformasikan bahwa obat penurun panas dapat memberikan gejala palsu. Penderita demam yang disangka sedang dalam masa penyembuhan karena panasnya sudah turun, ternyata luput dari observasi dan mengakibatkan penyakitnya berlanjut semakin buruk akibat pemberian obat penurun panas. Walaupun belum dinyatakan kebenarannya, namun Dr Torres, seorang peneliti senior dari Biomedical Utah State University, memberikan teori baru mengenai penyebab potensial merebaknya kasus autism belakangan ini. Demam yang dihambat dengan pemberian obat penurun panas pada ibu hamil dan anak-anak kecil, dikatakan terlibat sebagai biang kerok terjadinya autism dan neurodevelopmental disorders. Pada akhirnya kerugian pemberian obat penurun panas ini tentu saja berhubungan dengan biaya pengobatan yang seharusnya tidak perlu dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang lebih penting. Lalu bagaimanakah dengan kebenaran mitos-mitos yang sudah mendarah daging diyakini para orangtua? Dalam bukunya “How To Raise A Healthy Child in Spite of Your Doctor”, Dr Robert Mendelsohn yang juga seorang dokter spesialis anak mengatakan, demam tinggi bukanlah penyebab kejang demam. Kejang demam muncul ketika suhu badan meningkat dengan kecepatan yang sangat tinggi dan hal ini umumnya jarang terjadi. Hanya 4 % anak-anak dengan demam tinggi yang demamnya berhubungan dengan kejang. Tidak ditemukan pula bukti-bukti yang menyatakan bahwa setelah kejang demam mereka kemudian mengalami efek serius. Anggapan bahwa pemberian obat penurun panas akan mengurangi kejadian kejang demam pun tidak didasari oleh bukti yang nyata. Karena itu memberikan obat penurun panas kepada semua anak yang mengalami demam, hanya akibat 4% kejadian kejang demam, bukanlah hal yang rasional. Selain itu demam yang terjadi karena infeksi bakteri atau virus, pada umumnya tidak akan menyebabkan kerusakan otak atau kerusakan fisik permanen seperti anggapan yang telah dianut selama ini. Demam adalah hal yang biasa terjadi pada anak dan bukan merupakan suatu indikasi penyakit serius kecuali bila disertai dengan perubahan penampilan, perubahan tingkah laku atau gejala-gejala tambahan seperti kesulitan bernafas, kaku kuduk atau kehilangan kesadaran. Hanya demam diatas 42,2 derajat C yang telah diketahui dapat menyebabkan kerusakan otak. Namun tentu saja terdapat perkecualian, yaitu bila demam terjadi pada bayi yang baru lahir. Demam yang terjadi pada bayi di minggu-minggu pertama kehidupannya harus mendapatkan perhatian serius, karena kemungkinan besar infeksi didapat dari proses persalinan, atau pun penyebab lain. Asumsi yang juga telah sangat diyakini orangtua adalah pernyataan bahwa obat penurun panas akan menyebabkan anak merasa lebih baik, lebih aktif dan meningkatkan nafsu makan. Padahal penelitian membuktikan bahwa tidak ada perbedaan efek yang tampak ketika penderita demam diberi obat penurun panas maupun placebo. Jadi tidak dapat dibedakan apakah keadaan lebih baik yang dirasakan penderita sebetulnya merupakan efek placebo atau efek obat. Tapi bila obat penurun panas dipakai sebagai placebo, artinya placebo yang digunakan merupakan placebo yang sangat berbahaya. Dari keterangan diatas jelas lah sudah bahwa demam bukanlah musuh yang harus diperangi. Karena itu penggunaan obat penurun panas sebaiknya betul-betul diberikan secara rasional. Beberapa negara bahkan membuat peraturan agar dokter-dokter mereka memberikan obat penurun panas pada pasien, hanya ketika demamnya mencapai 40,5 derajat C atau lebih. Mengingat pengaruh emosional yang telah begitu mendalam di benak orangtua, merubah perilaku ini tentu menjadi pekerjaan yang teramat sulit. Namun dengan merubah paradigma tentang demam, dan menyadari dampak negatif pemberian obat penurun panas pada anak, diharapkan demam tidak lagi menjadi “monster” yang menyeramkan bagi orangtua. Orangtua tidak lagi perlu buru-buru membeli obat penurun panas di warung dekat rumah, atau pun “memaksa” dokter untuk segera menurunkan demam anak. Selain itu akan sangat bijaksana pula, bila dokter tidak begitu saja dengan mudah memberikan obat penurun panas tanpa indikasi yang betul-betul perlu. Menjelaskan pada pasien mengenai pentingnya keberadaan demam dan dampak negatif menurunkan panas badan ketika anak demam, merupakan tindakan yang lebih rasional. Bila hal ini dilakukan, paling tidak ancaman pengaruh buruk akibat rutinnya penggunaan obat penurun panas terhadap kesehatan anak-anak dikemudian hari, dapat dikurangi. (Agnes Tri Harjaningrum, dr.) Demam tanda badan anak lawan penyakit Oleh NORLAILA HAMIMA JAMALUDDIN APABILA anak demam dan suhu badan meningkat mendadak, ramai ibu bapa tidak boleh tidur malam. Perasaan risau, serba salah dan bimbang bercampur aduk, apatah lagi jika berlaku pada pasangan muda yang baru menimang cahaya mata serta tidak tahu bagaimana hendak mengurangkan penderitaan si kecil. Demam adalah masalah kesihatan biasa yang berlaku pada kebanyakan kanak-kanak. Walaupun kadangkala membimbangkan, ia sebenarnya menandakan badan mereka melawan jangkitan atau keradangan yang disebabkan bakteria atau virus. Apabila demam, sel darah putih pesakit akan cuba melawan bakteria atau virus dengan mengeluarkan bahan kimia yang menaikkan suhu badan. Peningkatan suhu badan ini sebenarnya cara membunuh kuman, tetapi ia juga boleh menyebabkan anak anda demam. Bagaimanapun, dalam risalah keluaran Panadol, perunding paediatrik, Dr Khoo Phaik Choo, berkata demam itu bukan satu penyakit, tetapi ia menjadi petanda atau amaran kepada penyakit lain iaitu daripada sakit tekak hinggalah kepada jangkitan demam denggi. Ramai beranggapan lebih tinggi suhu badan, demamnya semakin berbahaya. Namun tanggapan ini kurang tepat kerana suhu tinggi tidak semestinya bermakna anak anda lebih sakit berbanding suhu lebih rendah. “Suhu badan tidak boleh dijadikan pengukur kesakitan anak. Cara lebih tepat ialah melihat keadaan dan tindak balasnya. Jika anak anda tidak menangis, tidak banyak kerenah dan masih ada selera makan, kemungkinan mereka tidak menghadapi masalah yang perlu dirisaukan. “Sebaliknya, masalah mungkin serius jika mereka menunjukkan tanda terlalu lesu, lemah dan tidak bermaya serta muntah secara berlebihan,” katanya. Malah, suhu badan tinggi masih tidak dianggap demam hinggalah ia mencecah 37.5 darjah Celsius (100 darjah Farenheit) atau lebih tinggi. Suhu badan normal ialah 37 darjah Celsius (98.6ºF) dan paras ini turun naik sepanjang hari. Katanya, suhu badan juga bergantung kepada waktu ia diambil dan kelasakan si kecil. Justeru, ibu bapa disaran menyimpan jangka suhu (termometer) di rumah supaya lebih mudah mengukur suhu badan anak dengan tepat, dan bukan berdasarkan sentuhan tangan saja. Ukuran suhu badan anak kecil biasanya diambil di bawah lengan (ketiak) atau telinga. Ukuran suhu badan yang diambil di bawah lengan adalah 0.5 darjah lebih rendah daripada suhu yang diambil pada telinga. Malah, ia juga perlu diukur beberapa kali untuk melihat perubahan suhu badan anak. Ukuran tepat ini dapat membantu doktor mengenal pasti masalah kesihatan anak anda jika demamnya berterusan. Walaupun ramai ibu bapa resah apabila anak demam, ada juga yang mengambil sikap tunggu dan lihat sama ada keadaan menjadi bertambah buruk atau sebaliknya sebelum memberikan ubat. Ini terpulang kepada penilaian masing-masing. Kaedah melawan demam Demam biasanya membuat kanak-kanak berasa resah, tidak selesa dan meragam. Jika ia berlaku, Dr Khoo menasihatkan anda melakukan kaedah di bawah untuk membuatkan anak berasa lebih selesa dengan cepat dan dapat melawan demam. - Beri si manja minum banyak air masak. Demam menyebabkan kanak-kanak banyak kehilangan air dalam badan, dan demam yang berpanjangan boleh mengakibatkan penyahidratan atau kekurangan air dalam badan.
- Bantu anak untuk berasa selesa. Kanak-kanak yang demam mungkin berasa letih, lesu dan kurang selera makan. Bagaimanapun, semua ini gejala sementara dan mereka akan pulih seperti biasa sebaik demamnya sembuh. Ketika ini, pakaikan si manja dengan baju daripada fabrik nipis dan ringan yang mempunyai aliran udara baik.
- Jangan paksa anak anda makan. Secara umumnya orang yang demam kurang selera makan dan ia juga berlaku pada kanak-kanak. Biarkan mereka menentukan bila dan apa yang ingin dimakan.
- Timbangkan pemberian ubat. Pemberian parasetamol seperti diarahkan doktor adalah langkah selamat. Ia boleh membantu membuat kanak-kanak lebih selesa dengan mengurangkan demam dan melegakan pelbagai kesakitan atau ketidakselesaan fizikal lain yang dialaminya.
Ubat paling kerap digunakan untuk melawan demam di kalangan kanak-kanak ialah parasetamol. Oleh kerana parasetamol adakalanya disyorkan bersama antibiotik, penggunaannya menimbulkan beberapa kekeliruan. Parasetamol ialah ubat pelega kesakitan dan berbeza daripada antibiotik dalam dua cara: - Pertama, antibiotik tidak berkesan menentang demam yang disebabkan jangkitan virus. Sebaliknya, parasetamol adalah ubat pelega kesakitan atau analgesik yang berkesan untuk menentang segala demam, walau apa pun puncanya.
Biasanya doktor tidak mengesyorkan pemberian aspirin kepada kanak-kanak kerana ia dikaitkan dengan sindrom Reye, iaitu penyakit ganjil tetapi serius yang menjejaskan otak dan hati bayi dan kanak-kanak berusia bawah 12 tahun. - Kedua, ubat antibiotik yang disyorkan mesti diambil semuanya mengikut preskripsi untuk mengekalkan keberkesanannya. Tindakan tidak menghabiskan antibiotik ini boleh menghasilkan bakteria lebih berdaya tahan dan menyebabkan jangkitan berulang.
Bagaimanapun, parasetamol bukan antibiotik, jadi isu ketahanan bakteria tidak timbul. Malah, ia digunakan lebih 50 tahun, terbukti selamat, tidak merengsakan perut dan memberikan kesan konsisten. “Kanak-kanak bukan saja kerap jatuh sakit, malah serangan biasanya berlaku tanpa diduga. Jadi, anda boleh menyimpan ubat demam seperti parasetamol di rumah untuk memudahkan anda mengurus demam anak yang boleh menyerang bila-bila masa. “Dos yang betul bergantung kepada usia dan berat badan anak. Baca arahan pada label botol dengan teliti dan dapatkan nasihat doktor untuk memastikan dos yang betul,” katanya. Sudu sukatan, cawan sukatan atau picagari dapat membantu memastikan anak anda mendapat jumlah ubat secukupnya. Elakkan penggunaan sudu biasa yang digunakan di rumah kerana saiznya tidak seragam. Menjaram atau meletakkan tuala sejuk di atas dahi anak boleh mengurangkan demam. Pakaian longgar daripada fabrik yang ringan dan tuala sejuk yang diletakkan di bawah lengan atau pangkal paha boleh menyokong keberkesanan ubat menurunkan suhu badan. Selain itu, Dr Khoo menasihatkan ibu bapa sentiasa membaca label sebelum memberikan ubat pelega demam kepada anak. Label atau risalah memberi penerangan mengenai: - Kekuatan atau kepekatan produk.
- Bagaimana dan bila anda patut menggunakan produk.
- Berapa banyak perlu diambil dan berapa lama.
- Bila anda patut mendapatkan nasihat doktor.
- Cara terbaik untuk menyimpan ubat.
Meskipun demam boleh menimbulkan kebimbangan, kebanyakan kanak-kanak akan sembuh dalam sehari dua. Rehat secukupnya dan bantuan ubat, kanak-kanak boleh kembali cergas dengan cepat. ANTARA FAKTA YANG PERLU DIKETAHUI MENGENAI DEMAM - Suhu badan normal biasanya 37 darjah Celsius.
- Ukuran suhu badan anak kecil biasanya diambil menerusi bawah lengan (ketiak) atau telinga. Ukuran suhu badan yang diambil di bawah lengan adalah 0.5 darjah lebih rendah daripada suhu yang diambil menerusi telinga.
- Demam tinggi tidak semestinya menandakan keseriusan penyakit.
- Demam dialami kanak-kanak sihat yang sembuh dalam tiga atau empat hari tidak harus menimbulkan kebimbangan.
©The New Straits Times Press (M) Berhad
Tips Mengompres Anak yang Demam Ini aku dapat dari DSA-ku, tips mengatasi anak yang demam: 1.Minum air putih sebanyak mungkin. 2.Minum obar panas 3.Kompres. Cara kompres yang benar adalah: Ambil air dari ledeng, kalau airnya terasa dingin sekali boleh dikasih sedikit air panas (hangatnya hanya suam-suam kuku), ambil handuk kecil [washcloth] dan basahi handuk dengan air tsb, dilapkan ke anak dari kepala sampai ke ujung kaki, proses ini dilakukan secara cepat (lap bukan didiamkan dibadan). Sebaiknya pakai 2 handuk jika kita sudah selesai dengan handuk yang pertama, ganti dengan handuk kedua. Proses ini dilakukan minimal selama 10 menit jangan takut anak nangis krn sebaiknya anak nagis kejer dari pada kena step/kejang (begitu istilah dari dokternya). Setelah itu baru dipakaikan baju, ini pun hanya baju tipis. Kalau dalam kondisi panas anak mengigil, boleh diselimuti, tapi setelah menggigilnya hilang langsung dibuka selimutnya.Selain itu kompres tidak boleh dilakukan dengan Alkohol, Cologne, ataupun air es. [Ng]
 | Guestbook | |
 |
trim infonya bos... siapa yang mau beli pulsa? silakan |
 |
sama-sama mas... salam kenal... |
 |
ok trim promosinya.. btw, baru kali ini ada yang manggil mbak?
ajm |
 |
Trim Om OZy.. up date sepedahnya saya tunggu.. Kapan bisa kayuh bareng??
|
 |
abis dari dito.. mampir ke aku ya.. ;p |
 |
ozy1 wrote on Mar 12, '08 Salam kenal om Adjie, semoga rumahnya semakin ramai dan banyak pengunjungnya ;-) |
 |
mas ajie... silahkan mampir ke tempatku ya... |
 |
salam kenal Bang, ayo rame2 nulis.. |
 |
Yoi krn kegusur di SKO balik ke JKT ajah hehehe . |
 |
Wah... Ternyata Om dari Soroako juga ya?
Salam kenal ya, Om... |
 |
sekali sekali saja pak e.. sekarang ngepost di Bekasi..
|
 |
haloo... masih di soroako? |
| |